TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Lampung Tengah, I Komang Koheri meresmikan ruas jalan rigid beton dan aspal yang menghubungkan Kampung Negara Aji Tua hingga Marhen, Rabu (21/01/2026).
Dalam peresmian jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan rencananya untuk membentuk Mantri Jalan.
Kepala Kampung Negara Aji Tua, Hendara Wijaya, mengucapkan syukur atas perbaikan jalan sepanjang 4 kilometer di wilayahnya yang akhirnya terealisasi.
Dia mengatakan, masyarakat sudah lama menantikan pembangunan jalan rigid beton tersebut untuk mempermudah berbagai aktivitas, seperti pendidikan, ekonomi, pertanian, dan transportasi lainnya.
“Kami selaku masyarakat Kampung Negara Aji Tua mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah atas pembangunan jalan dari Negara Aji Tua hingga Marhen. Jalan ini sangat membantu mobilitas warga dan memperlancar aktivitas ekonomi,” ujar Hendra.
Sementara itu, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri dalam sambutannya menyampaikan bahwa ruas jalan yang diresmikan memiliki panjang sekitar 4,098 kilometer.
Komang menilai, jalan tersebut layak diperbaiki karena menjadi akses penghubung strategis antara dua kecamatan, yakni Kecamatan Anak Tuha dan Kecamatan Anak Ratu Aji.
“Hari ini kita meresmikan jalan rigid beton dan aspal yang menghubungkan Negara Aji Tuha hingga Marhen. Jalan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, I Komang Koheri juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk mengaktifkan kembali peran mantri jalan.
Hal ini bertujuan agar kondisi jalan-jalan yang ada di wilayah Lampung Tengah dapat terkontrol dan terawat dengan baik.
Ia berharap dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan tersebut, perekonomian masyarakat di Kecamatan Anak Tuha dan Kecamatan Anak Ratu Aji dapat semakin berkembang serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Kami akan menghidupkan kembali mantri jalan agar dapat melakukan pengawasan dan perawatan secara rutin, sehingga jalan yang sudah dibangun bisa bertahan lama dan manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.
( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / Fajar Ihwani Sidiq )