DPRD Kulon Progo Dorong Evaluasi MBG Menyeluruh, Bupati Pilih Fokus Pemulihan Korban Keracunan
January 21, 2026 08:01 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo turut merespons kasus keracunan makanan diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kapanewon Sentolo. Adapun kasus ini menjadi yang ketiga kalinya terjadi di Kulon Progo.

Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin secara tegas mendorong adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG.

"Mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga pengawasan, agar kejadian serupa tidak terulang," kata Aris memberikan keterangannya pada Rabu (21/01/2026).

Standar keamanan pangan

Menurutnya program MBG harus dijalankan dengan standar keamanan pangan yang ketat. Apalagi program besutan Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat.

Aris pun mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dan instansi terkait untuk bertindak cepat dan responsif dalam penanganan korban. Termasuk melakukan investigasi secara menyeluruh dan transparan guna memastikan penyebab kejadian tersebut.

"Sebab keselamatan dan kesehatan masyarakat jadi prioritas utama," ujarnya.

Aris menyatakan pihaknya akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dan memastikan adanya langkah perbaikan konkret. Sebab fokusnya ada pada melindungi keselamatan masyarakat.

Ia pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya dugaan keracunan makanan diduga akibat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sentolo. Apalagi korbannya mencapai puluhan orang sejauh ini.

"Kami prihatin kejadian keracunan berdampak pada warga penerima manfaat," kata Aris.

Pilih tak komentar

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan langsung merespons kejadian tersebut dengan mendatangi Puskesmas Sentolo I pada Selasa (20/01/2026).

Ia datang untuk melihat kondisi anak-anak yang menjadi korban.

Ia memilih tidak berkomentar terkait keracunan diduga karena MBG. Sebab ia memilih fokus pada penanganan dan pemulihan para pelajar yang jadi korban keracunan.

"Sebab biar bagaimanapun mereka juga anak-anak kita," kata Agung memberikan keterangannya.(alx)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.