BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ( Babar ) mulai serius menangani permasalahan blank spot jaringan komunikasi di wilayah desa, khususnya pada fasilitas pelayanan kesehatan dan sekolah yang selama ini mengalami keterbatasan akses sinyal.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Barat, Indra Cahaya, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap sejumlah titik blank spot di desa. Data tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan PT Telkom serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mencari solusi jaringan yang memadai.
"Jaringan komunikasi di desa dinilai sangat penting agar masyarakat dapat berkomunikasi dan mengakses layanan pemerintah daerah. Terutama data internet," kata Indra Cahaya, kepada Bangkapos.com, Rabu (21/1/2026).
Terkait hal tersebut, dikatakan Indra, pihaknya telah berkoordinasi dengan Telkom. Telkom akan melakukan penelusuran serta memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan blank spot di desa, terutama di lokasi pelayanan kesehatan dan pendidikan.
"Selain itu, pembangunan menara telekomunikasi bakal dikoordinasikan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Dirinya juga telah mendapatkan rencana dukungan dari Bupati dan DPRD Babar," ujarnya.
Ia memastikan, aeluruh data yang dimiliki akan disusun dalam bentuk proposal untuk diajukan ke Komdigi sebagai upaya mengatasi permasalahan blank spot di wilayah desa.
"Ke depan diharapkan adanya koordinasi termasuk terkait perizinan pembangunan tower, agar dapat dibangun dan ditambah terutama di wilayah-wilayah yang masih mengalami blank spot," kata Indra.
Menurutnya, Kominfo memiliki Forum Kepala Dinas Kominfo, yang dapat menyampaikan informasi untuk berkoordinasi mengatasi persoalan blank spot.
"Selain pembangunan tower, terdapat pula dukungan peralatan penguat sinyal yang dapat diberikan secara khusus untuk daerah tertentu melalui bantuan Komdigi," katanya.
Indra mengakui, persoalan blank spot ini disebut sebagai masalah klasik yang harus segera diselesaikan.
"Ini juga menjadi tugas Dinas Kominfo di Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berkaitan langsung dengan pelayanan komunikasi dan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan, kendala utama susah sinyal di lapangan, antara lain. Kondisi geografis berupa struktur tanah perbukitan, serta vegetasi pohon yang tinggi. Sehingga mengalami hambatan sinyal untuk komunikasi. (Bangkapos.com/Riki Pratama)