Farhan Wanti-Wanti Operator Kooperatif Saat Penertiban Kabel Udara di Bandung, Ada Sanksi Menanti
January 21, 2026 08:27 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mewanti-wanti pihak operator harus bersikap kooperatif dan mendukung langkah Pemkot Bandung dalam penertiban kabel udara.

Penertiban tersebut dilakukan karena hingga saat kabel udara masih banyak yang semrawut di beberapa titik Kota Bandung, Sehingga, kata Farhan, penertiban kabel fiber optik itu membutuhkan kooperatif semua operator.

"Alhamdulillah semua operator menyatakan bersedia untuk kooperatif. Nah tinggal kita sekarang mendorong untuk koneksi," ujarnya di Pendopo Kota Bandung, Rabu (21/1/2026).

Farhan mengatakan proses penertiban tahap pertama adalah pernyataan kesediaan dari masing-masing operator.

Baca juga: BPBD Kota Bandung Rancang Rumah Tahan Bencana untuk Hadapi Gempa Aktivitas Sesar Lembang

Setelah itu, setiap perusahaan wajib menyampaikan secara jelas jadwal pelaksanaan koneksi kabel, termasuk tanggal dan lokasi pengerjaannya.

"Jadi gini, prosesnya ya. Pertama, kesediaan dulu, nah setelah bersedia untuk ikut, maka kemudian setiap perusahaan itu harus menyatakan, kami akan melakukan koneksi pada tanggal (sekian)," kata Farhan.

Terkait hal ini, pemkot tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan operator yang tidak patuh terhadap komitmen yang telah disepakati dalam upaya penertiban kabel tersebut.

Salah satu langkah yang akan ditempuh, kata Farhan, pihaknya akan kembali menerbitkan surat perintah penertiban hingga pemotongan kabel secara langsung.

"Itu yang mesti clear dulu. Nah itu yang sedang didorong-dorong ke semua orang. Kalau ternyata saya lihat kepatuhannya kurang, saya akan keluarkan lagi surat perintah, kalau enggak, saya potong," ucapnya.

Baca juga: Dugaan Perundungan di SMP Negeri 40 Bandung, Kepala Sekolah Sebut Korban Tak Pernah Dikeluarkan

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyoroti penertiban kabel di Jalan Buah Batu karena meski panjang jalan hanya 2,8 kilometer, tetapi sampah kabel yang sudah ditertibkan seberat 14 ton.

"Buah Batu Anda lihat ya, tinggal kabel listrik doang yang di atas. Cuma kita harus memikirkan dampaknya. Nah itu mesti ada komitmen. Komitmennya berarti tiga; satu persiapan; dua pelaksanaan; tiga pascapelaksanaan," kata Farhan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.