Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 12 SMA tentang Kekuatan Bangsa dan Negara Indonesia
January 21, 2026 08:32 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut rangkuman materi Pendidikan Pancasila untuk SMA/sederajat kelas XII tentang Kekuatan Bangsa dan Negara Indonesia.

Materi ini dibahas dalam Bab II Bagian A buku Pendidikan Pancasila untuk SMA/sederajat kelas XII dengan tema "Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global".

Buku tersebut diterbitkan oleh Kemdikbudristek Republik Indonesia pada tahun 2023 dan tersedia secara daring melalui laman buku.kemendikdasmen.go.id.

Berikut ringkasan materinya:

Ber-Pancasila dalam Kehidupan Global

Pancasila adalah ideologi, dasar negara, dan pedoman hidup bangsa Indonesia.

Nilai-nilainya dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah global, seperti perang, krisis lingkungan, kesehatan, individualisme, dan perubahan iklim.

A. Kekuatan dan Peluang Bangsa dan Negara Indonesia

1. Kekuatan Bangsa dan Negara Indonesia

Bangsa dan negara Indonesia memiliki banyak kekuatan di antaranya ideologi Pancasila, letak geografis, bonus demografi, keberagaman, sumber daya alam, dan kekuatan militer.   

a. Pancasila

Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, ideologi, pemersatu bangsa, dan sumber hukum menjadi landasan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sesuai amanat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.

  • Berikut ciri-ciri ideologi Pancasila:

1. Negara Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

2. Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Negara Indonesia ialah negara yang berkedaulatan rakyat, berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.

4. Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

  • Ciri-ciri komunisme:

1. tidak meyakini keberadaan Tuhan

2. kepemilikan barang menjadi milik bersama

3. mengajarkan teori perjuangan kelas

4. revolusi dilakukan secara terus-menerus

5. mengutamakan kepentingan negara atau kelompok daripada kepentingan individu

  • Ciri-ciri kapitalisme:

1. mementingkan diri sendiri (self interest)

2. penjaminan atas hak milik perseorangan

3. kebebasan penuh kepada individu dalam melakukan aktivitas ekonomi

4. adanya persaingan bebas (free competition) 

5. harga sebagai penentu mekanisme pasar (price system)

b. Geografis Indonesia: Negara Besar

  • Indonesia mempunyai wilayah negara yang luas, daratan dan lautan.
  • Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, yang terdiri atas 17.000 pulau. 
  • Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu kilometer persegi dan panjang pantai sekitar 81 ribu kilometer persegi atau hampir 25 persen panjang pantai di dunia.
  • Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua benua: Benua Asia dan Benua Australia. 
  • Indonesia juga diapit oleh dua samudra: Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Indonesia memiliki letak geografis yang sangat strategis karena berada di antara dua benua dan dua samudra. Letak ini memberikan banyak keuntungan, antara lain:

Bidang ekonomi: Indonesia menjadi jalur penting perdagangan internasional. Banyak negara Asia Timur seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan melewati Indonesia untuk berdagang ke Asia Tengah, Afrika, dan Eropa. Hal ini membuat Indonesia berperan sebagai tempat transit dan pusat perdagangan.

Bidang sosial: Letak Indonesia memungkinkan masyarakatnya berinteraksi dan berhubungan dengan bangsa-bangsa dari negara lain.

Bidang budaya: Sejak zaman dahulu, Indonesia menerima pengaruh budaya dari Timur dan Barat. Masyarakat Indonesia mampu menyaring budaya asing, mengambil yang baik dan menolak yang buruk. Hal ini membentuk karakter bangsa Indonesia yang ramah, toleran, suka menolong, cinta damai, dan dikenal sebagai bangsa yang murah senyum. Namun, bangsa Indonesia juga tegas dan gigih mempertahankan kemerdekaannya dari ancaman luar.

c. Bonus Demografi

Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, yaitu lebih dari 270 juta jiwa, dan menempati peringkat ke-4 terbesar di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Menurunnya angka kematian dan kelahiran menyebabkan jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) meningkat dibandingkan usia anak dan lanjut usia hingga sekitar tahun 2040. Kondisi ini disebut bonus demografi.

Selain itu, jumlah penduduk berpendapatan menengah di Indonesia terus bertambah. Pada tahun 2020 jumlahnya sekitar 20 persen dan diperkirakan meningkat menjadi 49 persen pada tahun 2030. Bank Dunia juga mencatat bahwa sekitar 44,5 persen penduduk Indonesia sedang menuju kelompok berpendapatan menengah.

d. Keragaman Bangsa Indonesia

Salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah keberagaman. Indonesia merupakan negara dengan jumlah suku bangsa terbanyak di dunia, yaitu 1.331 suku bangsa, 719 bahasa daerah, dan sekitar 200 hukum adat yang masih berlaku. Keberagaman ini menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia untuk hidup rukun, saling menghargai, dan memiliki kemampuan multikultural dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, perbedaan antar suku bangsa menjadi kekuatan karena setiap suku memiliki keunggulan masing-masing, sehingga dapat saling bekerja sama dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

e. Sumber Daya Alam

Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Indonesia merupakan pengekspor kayu lapis (plywood) terbesar di dunia dengan sekitar 80 persen pangsa pasar dunia. Indonesia juga memiliki cadangan energi yang besar, seperti minyak bumi dan batu bara, bahkan termasuk yang terbesar di dunia.

Selain itu, Indonesia mempunyai hutan tropis yang sangat luas, sekitar 39 juta hektar, yang terletak di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Hutan ini memiliki keanekaragaman hayati yang sangat lengkap dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim dunia.

Indonesia juga kaya akan bahan tambang seperti emas, tembaga, aspal, bijih besi, dan sumber daya alam lainnya.

f. Kekuatan Militer Indonesia

Indonesia memiliki kekuatan militer yang cukup kuat dan disegani di dunia. Menurut data Global Fire Power tahun 2017, kekuatan militer Indonesia berada di peringkat pertama di ASEAN dan peringkat ke-14 dunia dari 133 negara.

Penilaian ini didasarkan pada berbagai faktor, seperti letak wilayah negara, jumlah dan kualitas sumber daya manusia, kemampuan logistik, keuangan, kekuatan laut, udara, darat, serta sumber daya alam. Indonesia bahkan masuk dalam lima besar dunia untuk potensi letak negara, sumber daya manusia, dan sumber daya logistik.

2. Peluang Bangsa dan Negara Indonesia

Indonesia memiliki banyak peluang untuk berkembang di tingkat global, antara lain:

  1. Peluang ekonomi: Menurut laporan McKinsey (2012), Indonesia berpotensi menjadi kekuatan ekonomi ke-7 dunia pada tahun 2030. Hal ini dapat tercapai jika kualitas sumber daya manusia meningkat, produktivitas membaik, pembangunan merata, dan infrastruktur diperbaiki.
    Kemajuan teknologi: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, membantu masyarakat Indonesia memperluas wawasan dan keterampilan sehingga mampu bersaing secara global.
  2. Investasi dari luar negeri: Kekayaan sumber daya alam Indonesia menarik banyak investor asing. Masuknya investasi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
  3. Pariwisata: Keberagaman budaya dan banyaknya tempat wisata menjadikan Indonesia tujuan wisata dunia. Sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang pendapatan negara yang besar dan terus berkembang seiring meningkatnya jumlah wisatawan asing.
  4. Industri halal: Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat industri halal dunia. Industri halal berkembang pesat dan mencakup makanan, keuangan syariah, pariwisata halal, busana, media, serta obat dan kosmetik halal.

Baca juga: Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 12 SMA, Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat

Sumber:

  • Buku Pendidikan Pancasila SMA/MA/SMK/MAK KELAS XII, Cetakan Kedua Edisi Revisi 2023
    Penulis: Ida Rohayani, Hatim Gazali, Dwi Astuti Setiawan
    Penerbit: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  • https://buku.kemendikdasmen.go.id/
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.