Musrenbang Kecamatan di Kabupaten Banjar Diminta Tepat Sasaran
January 21, 2026 08:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan bukan sekadar agenda rutin tahunan. 

Menurutnya, Forum tersebut harus menjadi ruang kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan program yang benar-benar berdampak nyata.

“Musrenbang bukan formalitas. Ini forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi warga dengan kebijakan pembangunan daerah,” tegas Nashrullah saat membuka Musrenbang Kecamatan Telaga Bauntung, Selasa (20/1/2026) kemarin.

Dia menekankan, setiap usulan yang disampaikan harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat serta telah dipilah sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Nashrullah juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Banjar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Menurutnya, tahun 2027 memiliki arti strategis karena merupakan tahun kedua pelaksanaan visi Pemkab Banjar sekaligus tahapan awal RPJPD Banjar 2025–2045.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah saat membuka Musrenbang4
BUKA- Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah saat membuka Musrenbang Kecamatan Telaga Bauntung di Aula Kecamatan Telaga Bauntung, Selasa (20/1/2026). 

“Karena itu, kualitas perencanaan menjadi kunci. Usulan yang masuk harus berorientasi pada dampak dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tema pembangunan Banjar 2027 sesuai arahan Buoati Banjar H Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi diarahkan pada Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resiliensi Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Tema tersebut, jelas Nashrullah, diterjemahkan dalam lima prioritas pembangunan daerah. 

Yakni penguatan SDM yang berkualitas dan berbudaya, peningkatan produktivitas sektor unggulan, penguatan infrastruktur pelayanan dasar pascabencana dan pembangunan kewilayahan, pelestarian lingkungan hidup serta ketangguhan daerah terhadap bencana hidrometeorologi, serta peningkatan pelayanan publik yang cepat dan andal.

“Lima prioritas ini menjadi strategi nyata pemerintah daerah untuk menjawab persoalan pembangunan secara terarah dan terukur,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Nashrullah mengingatkan agar seluruh usulan yang telah masuk dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) tidak mengalami perubahan lokasi. 

Ia juga meminta kelengkapan dokumen dilakukan sepenuhnya melalui sistem guna mendukung efektivitas perencanaan.

Plh Camat Telaga Bauntung Haris Utomo memaparkan bahwa  sejumlah rencana pembangunan kecamatan, yang telah disusun berdasarkan skala prioritas.

“Tentu dengan kami tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya seluruh usulan prioritas kecamatan pada 2025 lalu berhasil direalisasikan Pemkab Banjar.

“Harapannya, tahun ini capaian tersebut bisa kembali terulang,” katanya.

(Banjarmasin Post/Nurholis Huda/AOl/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.