Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Tim SAR Gabungan Basarnas berupaya melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Pintu Air (Dam Tinggarbuntut) Sungai Sadar, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, (Jatim), Rabu (21/1/2026).
Dari keterangan warga setempat, petugas Basarnas mendapati identitas korban atas nama Solihin (62) warga Dusun Gambiran, Desa Kwatu, Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Korban dilaporkan tenggelam saat mencari kayu dan barang bekas di sekitar sungai, pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pencarian korban laka air melibatkan Tim SAR gabungan dengan mengerahkan perahu karet di sekitar TKP (Tempat kejadian perkara).
Baca juga: Penemuan Jenazah WNA di Toren Air, Sempat Dikira Boneka, Penghuni Kos Ngaku Dengar Teriakan
Petugas melakukan penyisiran dengan membentangkan tali, mereka serentak berjalan di sungai mengarah ke Pintu Air Tinggarbuntut. Dam dari aliran Sungai Sadar ditutup sementara untuk memudahkan proses evakuasi tersebut.
Tim SAR akhirnya menemukan korban dengan radius pencarian sekitar 1,2 kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah korban dievakuasi ke mobil ambulans menuju Puskesmas Bangsal.
"Korban telah diketemukan, jenazah dievakuasi ke puskesmas terlebih dahulu kemudian dibawa menuju rumah duka," kata Rinaldi.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan, berdasarkan keterangan warga setempat melaporkan adanya peristiwa laka air di dekat pintu air Sungai Sadar.
Sebelum kejadian, warga sempat melihat korban mengendarai motor di dekat Dam Tinggarbuntut. Korban mencari kayu yang hanyut terbawa arus sungai sekira pukul 01.00 WIB.
Namun setelah ditunggu lama korban tidak kunjung kembali, warga sekitar mencari keberadaan Solihin dan yang bersangkutan tidak ada di lokasi.
"Diduga korban terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai, warga meminta bantuan Basarnas untuk melakukan pencarian korban," bebernya.
"Korban Ditemukan Radius 1,2 KM*
Dantim Basarnas Surabaya, Andi Pamudji menjelaskan, pihaknya mengerahkan 1 tim rescue yang tiba di lokasi pukul 09.25 WIB. Tim SAR Gabungan melakukan pencarian aliran Sungai Sadar hingga berhasil menemukan jenazah korban.
Saat ditemukan, tidak ada luka di tubuh korban kondisinya sedikit tertutup lumpur dan pasir sungai.
Tim SAR menggunakan metode (Rantai manusia) membentangkan tali menyusuri sungai, menyusul kedalaman sungai di bawah 1 meter sehingga perahu karet tidak memungkinkan.
"Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 11.58 WIB, pada jarak sekitar 1,2 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKK), di tengah sisi kanan pertemuan sungai dengan irigasi pertanian," ucap Andi.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit menambahkan, operasi SAR dinyatakan selesai usai korban laka air telah ditemukan.
Unsur SAR yang terlibat di antaranya, SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Mojokerto, FPRB Mojokerto, Polsek Bangsal, Polres Mojokerto, Koramil Bangsal dan masyarakat setempat