PSMS Medan Pinjamkan M Hidayat ke PSIS Semarang hingga Akhir Musim
January 21, 2026 10:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN– PSMS Medan resmi meminjamkan gelandang bertahan mereka, M Hidayat, ke klub Liga 2, PSIS Semarang, pada bursa transfer paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026.

Pemain berposisi gelandang bertahan tersebut akan memperkuat Laskar Mahesa Jenar hingga akhir musim kompetisi ini.

Kepastian peminjaman Hidayat dibenarkan langsung oleh Manajer PSMS Medan, Riris Sufadli.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan resmi dari manajemen PSIS Semarang yang membutuhkan sosok gelandang bertahan berpengalaman untuk memperkuat lini tengah tim.

“Ya, tadi siang saya dikabari Pak Presiden (Fendi Jonathan). Hidayat diminta oleh PSIS karena mereka membutuhkan pemain dengan karakter seperti Hidayat untuk membantu tim mereka. Permintaan itu harus disegerakan,” ujar Riris, Rabu (21/1/2026).

Riris menjelaskan, proses peminjaman berjalan cukup cepat.

Setelah menerima informasi dari manajemen, dirinya langsung melakukan komunikasi dengan Hidayat untuk menyampaikan situasi yang ada.

Meski berat, keputusan tersebut harus diambil demi kepentingan bersama, baik klub maupun pemain.

“Sore harinya saya ngobrol langsung dengan Hidayat. Dengan berat hati saya sampaikan kondisi ini, bahwa dia harus membantu PSIS. Alhamdulillah, manajemen PSIS juga merespons cepat, bahkan besok Hidayat sudah harus langsung berangkat,” ucapnya.

Riris menegaskan bahwa peminjaman ini bukanlah perpisahan permanen.

Status Hidayat murni sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim 2025/2026 dan masih berpeluang kembali berseragam Ayam Kinantan pada musim berikutnya.

“Ini bukan perpisahan selamanya. Hidayat bisa saja musim depan kembali bergabung dengan PSMS. Statusnya pinjaman sampai akhir musim ini. Untuk kontrak ke depannya seperti apa, kita belum tahu,” jelas Riris.

Keputusan meminjamkan Hidayat juga tak lepas dari kondisi skuad PSMS Medan yang saat ini cukup gemuk di sektor gelandang bertahan.

PSMS sudah memiliki sejumlah opsi pemain di posisi tersebut termasuk dua pemain anyar M. Farhan dan Riki Tobugu.  

Sehingga manajemen menilai peminjaman ini sebagai langkah yang tepat.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, turut memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut.

Ia menyebut bahwa saat ini PSMS memiliki stok pemain yang cukup di posisi nomor 6 dan 8, menyusul kehadiran beberapa pemain baru.

“Kalau untuk posisi nomor 6 dan 8, kita sudah ada penambahan. Ada Farhan yang kemarin sudah main lawan Persiraja, lalu ada Riki juga. Jadi memang terjadi penumpukan pemain di posisi itu,” ujar Eko.

Meski mengakui kualitas Hidayat dan sebenarnya masih membutuhkannya untuk rotasi, Eko memahami situasi yang ada.

Menurutnya, dengan jadwal kompetisi yang padat, rotasi memang penting, namun di sisi lain, jam bermain juga menjadi kebutuhan pemain, khususnya yang berstatus senior.

“Sebenarnya saya masih butuh Hidayat untuk rotasi. Tapi karena situasi penuh, dan manajemen memfasilitasi Hidayat untuk dipinjamkan, ini jadi nilai plus. Dia bisa mendapatkan menit bermain, dan itu penting untuk kariernya,” tuturnya.

Eko menilai langkah peminjaman ini menguntungkan semua pihak.

PSMS tetap menjaga kedalaman skuad, sementara Hidayat berkesempatan menambah jam terbang di level kompetisi yang lebih tinggi bersama PSIS Semarang.

“Kita tahu kualitas Hidayat. Dengan dipinjamkan ke klub lain, ini bisa jadi keuntungan untuk dia ke depannya. Secara profesional, ini keputusan yang baik,” pungkas Eko.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.