Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Malikussaleh (DPM Unimal) melaksanakan program psikososial di tiga sekolah di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (21/1/2026).
Masing-masing di SD Negeri 01 Bintang, SD Negeri 03 Bintang, dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 19 Bintang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi siswa sekolah dasar yang terdampak bencana banjir bandang.
Program difokuskan untuk membantu pemulihan kondisi sosial dan emosional anak-anak melalui pendekatan yang ramah dan sesuai dengan usia mereka.
Pendampingan dilakukan dalam bentuk berbagai permainan edukatif, diskusi kelompok sederhana, serta kegiatan interaktif lainnya.
Para siswa diajak terlibat aktif dalam permainan yang dirancang untuk melatih fokus, imajinasi, serta ketangkasan berpikir dan bertindak.
Baca juga: Dokter Spesialis FK Unimal Turun Langsung ke Langkahan Atasi Warga Terdampak
Relawan juga mengajak siswa mengekspresikan diri melalui kegiatan menggambar dan permainan kreatif lainnya.
Ketua DPM Unimal Rendi Alfariq kepada Serambinews.com, Rabu (21/1/2026), mengatakan program psikososial tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda pengabdian mahasiswa di Aceh Tengah yang difokuskan pada sektor pendidikan dan pemulihan pascabencana.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi anak-anak yang terdampak banjir bandang.
Melalui permainan edukatif dan kegiatan kreatif, kami berharap siswa dapat kembali merasa nyaman dan percaya diri dalam mengikuti aktivitas belajar di sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendekatan bermain dipilih karena dinilai lebih efektif untuk membantu anak-anak menyalurkan emosi serta membangun kembali interaksi sosial di lingkungan sekolah.
Hal senada disampaikan oleh Muhammad Farhan selaku Ketua Relawan DPM Unimal.
Baca juga: IAI Bersama USK-Unimal ke Tamiang & Aceh Timur, Buka Layanan Kesehatan Gratis, Pulihkan Mental Anak
Menurutnya, para relawan terlibat langsung dalam setiap sesi kegiatan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa selama program berlangsung.
”Relawan mendampingi siswa dalam setiap permainan dan aktivitas. Tujuannya agar anak-anak merasa aman, didengar, dan dapat berinteraksi secara positif bersama teman-temannya,” katanya.
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut.
Perwakilan sekolah menilai kegiatan psikososial yang dilakukan mahasiswa membantu siswa untuk kembali beradaptasi dengan lingkungan sekolah setelah mengalami peristiwa bencana.
Menurut pihak sekolah, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pemulihan anak-anak, terutama dalam membangun kembali semangat belajar dan interaksi sosial mereka.
Program psikososial ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan DPM Unimal selama melaksanakan pengabdian masyarakat di Aceh Tengah.
Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan di sejumlah lokasi lain sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan. (*)