Kelelahan di Laut Jadi Alarm: Tren Hidup Sehat Berbasis Herbal bagi Pekerja Aktif
January 22, 2026 12:03 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Angin laut masih terasa tajam ketika Visi (28) memulai hari kerjanya di atas kapal. Deru mesin dan udara asin menjadi latar rutinitasnya sebagai pekerja lapangan yang sebagian besar waktunya dihabiskan di laut.

Jam kerja panjang, cuaca yang tak selalu bersahabat, serta tuntutan fisik tinggi membuat tubuh menjadi aset utama untuk bertahan. Dalam kondisi ini, jatuh sakit bukan sekadar urusan pribadi, melainkan risiko yang dapat mengganggu keseluruhan pekerjaan, bahkan keselamatan di lapangan.

Perlahan, Visi mulai merasakan perubahan pada tubuhnya. Ia lebih cepat lelah, kantuk datang di waktu yang tidak semestinya, dan daya tahan tubuh terasa menurun.

“Dulu saya pikir capek itu hal biasa. Tapi lama-lama badan sering terasa enggak fit. Dari situ saya sadar, pola hidup harus mulai diubah,” ujar Visi kepada Bangkapos.com, Rabu (21/1/2026).

Bagi pekerja lapangan seperti Visi, hidup sehat bukan lagi sekadar tren atau rutinitas ideal yang sulit diterapkan. Ini menjadi kebutuhan praktis agar tubuh tetap mampu mengikuti ritme kerja yang tak menentu.

Waktu istirahat terbatas, pola makan yang tidak selalu teratur, serta paparan lingkungan yang menuntut adaptasi fisik terus-menerus menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama.

Kesadaran tersebut mendorong pendekatan preventif yakni menjaga kesehatan tubuh sebelum sakit muncul, bukan menunggu gejala datang. Kelelahan yang berulang menjadi alarm tubuh, mengajak Visi membaca sinyal sejak dini dan mengambil langkah pencegahan.

 
Herbal dan Nutrisi Alami sebagai Pendukung Imunitas

OLAHRGA - Potret Visi saat sedang berolahraga
Potret Visi saat sedang berolahraga. (Dok Pribadi/Visi)

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya imunitas, produk berbasis herbal dan madu kembali diminati masyarakat.

Laporan Vyansa Intelligence berjudul Pasar Produk Herbal/Tradisional Indonesia: Tren, Pertumbuhan, dan Prakiraan (2026–2032) menyebutkan bahwa produk herbal telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Laporan tersebut juga memproyeksikan pertumbuhan pasar herbal hingga 2032, menandakan potensi industri ini terus meningkat.

Berbagai penelitian menunjukkan kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif dalam madu serta tanaman herbal tertentu berperan dalam mendukung daya tahan tubuh, terutama bagi pekerja dengan aktivitas fisik tinggi.

Menurut dr. Radian Savani, Dokter Umum di RSUP Dr. (HC) Ir. Soekarno Bangka Belitung, dalam dunia kesehatan obat herbal dikenal sebagai herbal medis atau fitomedisin. Jenis ini bermanfaat membantu penyembuhan penyakit tertentu sekaligus berperan sebagai imunomodulator untuk mendukung imunitas tubuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh guna menurunkan risiko penyakit, salah satunya melalui pemanfaatan tanaman herbal.

Pendekatan ini kemudian diterapkan Visi dalam kesehariannya. Selain berolahraga ringan setiap pagi, ia mulai rutin mengonsumsi madu dan minuman herbal berbahan alami lokal.

“Sekarang saya lebih memilih cara yang bisa dikonsumsi rutin dan sesuai dengan aktivitas saya. Bukan menunggu sakit, tapi menjaga badan tetap kuat,” tuturnya.

Produk Herbal Lokal Mendapat Perhatian

ZYMUNO - Produk madu herbal, Zymuno
Produk madu herbal Zymuno. (Dok. Zymuno)

Salah satu pendamping Visi dalam menjaga daya tahan tubuh adalah Zymuno. Produk madu herbal yang dikembangkan melalui riset nutrisi dan pemanfaatan tanaman herbal lokal oleh PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos).

Madu Herbal Zymuno dirancang sebagai suplemen pendukung imunitas, bukan obat, sehingga penggunaannya bersifat preventif dan dapat dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Menurut pihak Zymuno, pendekatan ini menekankan pemeliharaan kesehatan secara berkelanjutan. Kombinasi madu alami dengan tanaman herbal yang telah melalui kajian ilmiah diharapkan membantu tubuh tetap prima di tengah aktivitas padat dan tekanan fisik tinggi, terutama bagi pekerja dengan mobilitas tinggi seperti Visi.

Inovasi tersebut mendapat pengakuan publik melalui penghargaan TOP Innovation Choice Award 2024 yang diberikan oleh Trans N Co Indonesia bekerja sama dengan INFOBRAND.ID. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kontribusi Zymuno dalam menyediakan solusi kesehatan berbasis bahan alami yang semakin diminati masyarakat yang mengutamakan pendekatan holistik dan preventif.

“Zymuno membantu saya menjaga stamina di tengah aktivitas padat di laut. Saya rutin mengonsumsinya untuk mendukung daya tahan tubuh, terutama saat menghadapi jam kerja panjang dan kondisi lingkungan yang menantang,” kata anak sulung dari tiga bersaudara itu.

Tak pelak, Zymuno kini menjadi bagian dari tren yang lebih luas di kalangan pekerja aktif yang memadukan olahraga ringan, pola makan seimbang, dan nutrisi alami sebagai strategi menjaga imunitas.

Imunitas sebagai Gaya Hidup

Kisah Visi mencerminkan perubahan paradigma pekerja aktif. Imunitas kini bukan lagi urusan orang sakit, melainkan kebutuhan dasar agar tetap produktif dan aman di lingkungan kerja yang menantang.

Dengan memadukan pola hidup sehat, olahraga, dan herbal sebagai pendukung daya tahan tubuh, kesehatan dapat dijaga secara berkelanjutan.

Bagi Visi, momen lelah di atas kapal bukan sekadar tantangan fisik, tetapi pengingat bahwa tubuh yang terjaga adalah kunci untuk bekerja dengan aman dan konsisten di tengah tuntutan kerja yang berat.

Dalam konteks ini tren hidup sehat berbasis herbal menandai perubahan cara pandang pekerja aktif Indonesia bahwa menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang, bukan reaksi sesaat ketika tubuh mulai tumbang.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.