TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Jose Mourinho membuat pernyataan yang kans membuat publik Inter Milan sakit hati, yakni bersedia melatih Juventus.
Seperti yang diketahui, Jose Mourinho sempat melatih Inter Milan dari 2008 dan 2010.
Pelatih yang dikenal sebagai The Special One itu tergolong juru taktik bersejarah bagi Nerazzurri.
Dengan tangan dinginnya, Inter sempat merengkuh treble atau tiga gelar, Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions pada musim 2009/2010.
Baca juga: Ketimbang Sang Juara Dunia, Inter Milan Lebih Pilih Pelapis Donnarumma untuk Ganti Kiper Swiss
Baca juga: Sinyal Perombakan Lini Tengah Juventus, 2 Eks AC Milan Jadi Target Utama Bianconeri
Saat masih melatih Inter Milan, Jose Mourinho juga dikenal akan perseteruannya dengan rival klub, Juventus.
Salah satu puncak perselisihan Jose Mourinho dengan Juventus tampak pada 2010, ketika laga final Coppa Italia.
Seperti yang diketahui, laga tersebut dimenangkan Inter Milan dengan skor 2-1.
Meski sukses membawa Inter Milan meraih kemenangan, Jose Mourinho masih meradang kepada Juventus.
Hal ini tak lepas karena Inter Milan tak mendapat penalti karena handball pemain Juventus.
"Ini memalukan. Ini sepak bola yang menuntut penalti, bukan Inter. Hakim garis ada di sana beberapa meter jauhnya, luar biasa."
"Cukup, cukup, cukup... Pada menit ke-45, itu handball. Apakah Juventus juga mengeluh tentang offside? Kita harus jujur."
"Jika mereka memprotes dan mengatakan memalukan tidak memberikan penalti kepada kami, saya salut kepada mereka. Jika tidak, mereka akan kehilangan martabat mereka," kata Jose Mourinho.
Bahkan perseteruan Jose Mourinho dengan Juventus tampak masih berlanjut hingga sang pelatih meninggalkan jabatan pelatih Inter Milan.
Pada Februari 2011, Jose Mourinho mengatakan dia tidak akan melatih Juventus.
"Saya tipe orang yang mungkin terlalu mengabdikan diri pada timnya untuk melatih rival."
"Saya tidak bisa melatih Juventus setelah mengenakan seragam Inter," kata Jose Mourinho.
Dan pada 2014, ketika Juventus 'turun kasta' dari Liga Champions ke Liga Europa, Jose Mourinho yang kala itu melatih Chelsea secara terang-terangan menyindir rival Inter Milan itu.
"Jika Juve memenangkan Liga Europa, itu bukanlah kesuksesan sejati, karena mereka dibangun untuk memenangkan Liga Champions," kata Jose Mourinho.
Namun, beberapa tahun berselang, pendirian Jose Mourinho tampak berubah.
Baru-baru ini, The Special One mengeluarkan pernyataan yang berpotensi membuat publik Inter Milan sakit hati.
Pasalnya, pelatih Portugal itu secara terang-terangan mengaku bersedia melatih Juventus.
Pernyataan itu terlontar dalam konferensi pers sebelum pertandingan Liga Champions antara Benfica melawan Juventus.
"Ya, jika mereka memanggil saya, saya akan melatih Juventus."
"Jika itu terjadi di masa depan, saya akan duduk di bangku pelatih Juventus," kata Jose Mourinho, dilansir dari Calciomercato.
Lebih mirisnya lagi, Jose Mourinho sempat mengaku periode melatih Inter Milan adalah periode terpentingnya.
"Saya sudah pernah berada di sini bersama Inter, Roma, Manchester United, tetapi yang bersama Inter-lah yang penting
"Itu adalah rasa cinta kepada saya sebagai mantan pelatih Inter yang membuat orang-orang berperilaku seperti ini," kata Jose Mourinho.
Sebagai informasi, Benfica besutan Jose Mourinho akan bertanding melawan Juventus di matchday ketujuh fase liga di Liga Champions 2025/2026 di Allianz Stadium, Rabu (21/1/2026) malam waktu setempat.
(TribunJatimTimur.com)