Amalan dan Doa Malam Nisfu Syaban, Ini Ulasan dan Tuntunannya
January 22, 2026 08:03 AM

 


SERAMBINEWS.COM - Sebelum datang Ramadhan ada bulan Syaban.

Pada pertengahan bulan Syaban disebut juga Nisfu Syaban. Waktu itu menjadi salah satu waktu terbaik memohon dan mempersiapkan diri menjelang bulan suci Ramadhan.

Maka ini selama hidup di dunia jangan lewatkan waktu tersebut sehingga sisa waktu di dunia mendapat keberkahan.

Nisfu syaban merupakan salah satu malam yang diyakini penuh berkah.

Nisfu syaban jatuh pada tanggal 15 Syaban dalam penanggalan hijriah, yang tahun ini bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026.

Keyakinan bahwa nisfu syaban merupakan waktu yang penuh berkah berdasarkan pada hadis berikut.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari, bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR. Sunan Ibnu Majah)

Namun, hadis tersebut dianggap dhaif karena sanadnya lemah dan ada beberapa perawi yang kurang terpercaya.

Tidak ada ibadah yang disyariatkan khusus pada bulan Syaban seperti malam nisfu syaban, namun para ulama memperbolehkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Syaban, yang juga dapat dilakukan pada bulan lain.

Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut doa yang dapat dibaca pada nisfu syaban.

Doa Nisfu Syaban
اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ. اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُوْمِيْنَ أَوْ مُقَتَّرِيْنَ عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفَّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ
Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu ‘alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in‘ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma’manal khā’ifīn. Allāhumma in kunta katabtanī ‘indaka fī ummil kitābi asyqiyā’a au mahrūmīna au muqattarīna ‘alayya fir rizqi, famhullāhumma fī ummil kitābi syaqāwatī, wa hirmānī waqtitāra rizqī, waktubnī ‘indaka su‘adā’a marzūqīna muwaffaqīna lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fī kitābikal munzali ‘ala lisāni nabiyyikal mursali “Yamhullāhu mā yasyā’u wa yutsbitu wa ‘indahū ummul kitāb.” Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā ālihī wa shahbihī wa sallama, walhamdulillāḥi rabbil ‘ālamīn.

Artinya: “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, beserta sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”

Baca juga:  Doa dan Amalan Bulan Syaban 2026, Lengkap dengan Keutamaannya

Hikmah Meningkatkan Ibadah di Bulan Syaban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjelaskan ada beberapa hikmah bagi muslim yang meningkatkan ibadahnya di bulan Syaban.

1. Memperoleh Ampunan dari Allah SWT
Bulan Syaban dapat menjadi waktu yang penuh berkah bagi umat Islam yang memperbanyak doa dan taubat. 

Sama seperti bulan lainnya, Syaban dapat diisi dengan meningkatkan berbagai amal baik.

2. Menumbuhkan dan Menguatkan Keimanan
Bulan Syaban juga menjadi momentum untuk memperdalam keimanan kepada Allah SWT. 

Dengan memperbanyak ibadah, dzikir, dan doa, seorang muslim diajak merenungi kebesaran Allah serta menyadari ketergantungan penuh kepada-Nya.

Keimanan yang tumbuh dari kesadaran ini akan tercermin dalam sikap tawakal, sabar, dan ketaatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

3. Mempererat Hubungan Spiritual dengan Allah
Doa merupakan sarana utama seorang hamba untuk berkomunikasi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Melalui doa-doa yang dipanjatkan pada bulan Syaban, seorang muslim dapat mencurahkan harapan, kegelisahan, dan permohonan dengan penuh keikhlasan.

Allah SWT berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu.” (QS. Ghafir: 60). 

Ayat ini menegaskan bahwa doa dapat menjadi jalan untuk memperkuat ikatan spiritual antara hamba dan Tuhannya.

4. Mengharap Keberkahan dalam Kehidupan
Berdoa pada bulan Syaban diyakini membawa keberkahan dalam berbagai aspek kehidupan. 

Keberkahan tersebut dapat berupa ketenangan hati, kelapangan rezeki, kesehatan, maupun kemudahan dalam menghadapi berbagai ujian hidup.

Dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah dan doa, seorang Muslim menempatkan kehidupannya dalam lindungan dan rahmat-Nya. 

5. Menyiapkan Diri Menyambut Bulan Ramadan
Bulan Syaban sering dimaknai sebagai momen persiapan spiritual menjelang datangnya bulan suci Ramadan. 

Pada bulan Syaban ini, umat Islam dianjurkan membersihkan hati melalui taubat dan memperbaiki niat dalam beribadah agar dapat menjalankan ibadah dengan maksimal di bulan Ramadan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.