TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA — Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) pada 21–23 Januari 2026 di Surabaya.
Kegiatan ini mengusung tema “Menuju Universitas Riset Nasional” sebagai komitmen penguatan arah pengembangan institusi di tingkat nasional.
Rapat kerja ini diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Jurusan, hingga Kepala Bagian dan Kepala Tim di lingkungan UIN Walisongo Semarang.
Ketua Panitia Raker, Kepala Biro AAKK, M. Fatah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini memiliki tujuan strategis sebagai landasan kebijakan universitas ke depan.
“Raker ini bertujuan untuk melakukan evaluasi Rencana Strategis (Renstra) tahun 2025, menentukan target program kerja sebagai dasar pelaksanaan tahun 2026, serta merumuskan program kerja tahun 2027,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komitmen seluruh peserta rapat kerja.
Ia menegaskan bahwa kebersamaan seluruh unsur pimpinan menjadi modal utama dalam mewujudkan visi universitas.
“Kita harus terus memperkuat langkah dan sinergi untuk menuju UIN Walisongo sebagai universitas riset nasional,” tegas Rektor.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Nizar juga memaparkan berbagai capaian dan prestasi UIN Walisongo sepanjang tahun 2025, baik di bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Capaian tersebut menjadi fondasi penting untuk mendorong peningkatan kualitas institusi di masa mendatang.
Selain itu, Rektor menyampaikan perhatian universitas terhadap kesejahteraan sumber daya manusia.
Ia menyebutkan bahwa tenaga non PNS dan tenaga kontrak akan dilakukan pendataan sebagai langkah awal pengajuan untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat kerja ini, UIN Walisongo Semarang diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja yang terarah, terukur, dan berorientasi pada penguatan riset, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi secara signifikan di tingkat nasional.(***)