UIN Saizu Perkuat Peran Kampus dalam Pencegahan Narkoba melalui Sinergi dengan BNNK Purbalingga
January 22, 2026 10:55 AM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto terus memperkuat komitmennya menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan bebas dari narkoba.

Hal itu ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga di Fakultas Dakwah UIN Saizu Kampus II Purbalingga, Selasa (21/1/2026).

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Purbalingga Dr. Nasrudin beserta tim.

Ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara institusi negara dan perguruan tinggi dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda dan mahasiswa.

Dari pihak Fakultas Dakwah UIN Saizu, pertemuan dihadiri Dekan Fakultas Dakwah Dr. Muskinul Fuad, Wakil Dekan I Dr. Ahmad Muttaqin, Wakil Dekan III Dr. Nawawi, Ketua Jurusan Konseling dan Pengembangan Masyarakat, Nur Azizah, serta Sekretaris Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Arsam.

Kepala BNNK Purbalingga Dr. Nasrudin menegaskan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkoba.

Menurutnya, mahasiswa bukan hanya kelompok rentan, tetapi juga agen perubahan yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat.

“Mahasiswa memiliki posisi yang sangat strategis sebagai agen perubahan. Jika dibekali pengetahuan, kesadaran, dan nilai yang kuat, mereka dapat menjadi motor penggerak dalam upaya pencegahan narkoba, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas,” ujar Dr. Nasrudin.

Dia menambahkan BNNK tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan tugas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara.

Dukungan dari kalangan akademisi dinilai sangat penting, terutama dalam penguatan edukasi, riset, dan pendekatan kultural berbasis nilai moral dan spiritual.

“Program P4GN membutuhkan kolaborasi berkelanjutan. Melalui dunia akademik, kami berharap nilai-nilai anti narkoba dapat ditanamkan secara sistematis dan berkelanjutan, termasuk dalam mendukung program ANANDA BERSINAR sebagai upaya membangun ketahanan bangsa sejak dini,” imbuhnya.

Dalam konteks tersebut, Fakultas Dakwah UIN Saizu dinilai memiliki posisi yang sangat strategis.

Pendekatan dakwah dan komunikasi keislaman diyakini mampu menyentuh dimensi spiritual, psikologis, dan sosial masyarakat secara lebih komprehensif, sehingga efektif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN Saizu, Dr. Muskinul Fuad menyampaikan komitmen penuh institusinya untuk mendukung program-program BNNK Purbalingga.

Ia menegaskan bahwa dakwah memiliki peran luas dan harus responsif terhadap persoalan sosial yang nyata, termasuk ancaman narkoba terhadap generasi muda.

“Dakwah tidak hanya berbicara di mimbar, tetapi juga harus hadir dalam menjawab problem sosial. Pencegahan narkoba adalah bagian dari dakwah kemanusiaan, dan Fakultas Dakwah siap berkontribusi melalui penguatan literasi mahasiswa serta pembekalan kompetensi sebagai konselor adiksi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman serta program konkret, seperti pembentukan relawan anti narkoba dari kalangan mahasiswa, integrasi materi P4GN dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), pemfokusan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sesuai kompetensi mahasiswa, serta kegiatan penyuluhan di desa dan sekolah.

Pertemuan berlangsung secara interaktif dengan diskusi dan pertukaran gagasan terkait penguatan kolaborasi P4GN berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun lingkungan akademik UIN Saizu yang lebih tangguh dan resisten terhadap penyalahgunaan narkoba.

Melalui sinergi ini, UIN Saizu menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif dalam membangun generasi muda yang sehat, berdaya, dan bermartabat, sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.