Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Lurah Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, kota Bandar Lampung, Eko Purwanti, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya penataan dan kebersihan lingkungan yang tengah direncanakan di wilayahnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berkunjung ke wilayah Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung untuk mengecek sungai di sana.
Saat mengecek tersebut Wali Kota Eva Dwiana mengatakan pemerintah kota Bandar Lampung berencana mewarnai rumah di tempat tersebut dengan cat warna-warni.
Ia merespons positif gagasan tersebut dan berharap Kelurahan Pasir Gintung ke depan dapat tampil lebih bersih, indah, dan tertata.
Menurut Eko Purwanti, program kebersihan dan penataan lingkungan bukan hanya berdampak pada kenyamanan warga, tetapi juga membuka peluang besar bagi Pasir Gintung untuk berkembang menjadi kawasan percontohan, bahkan destinasi wisata berbasis lingkungan.
"Saya merespons positif dan merasa senang jika program ini bisa terealisasi. Harapannya, Kelurahan atau Kampung Pasir Gintung ini bisa bersih dan indah. Siapa tahu ke depannya bisa menjadi destinasi wisata dan menjadi percontohan bagi kelurahan lain," ujar Eko Purwanti, saat diwawancarai di kantor Kelurahan Pasir Gintung, Kamis (22/1/2026).
Kelurahan Pasir Gintung sendiri memiliki jumlah penduduk yang cukup padat.
Berdasarkan data kelurahan, jumlah penduduk mencapai 5.011 jiwa yang tersebar di 880 unit rumah.
Dengan kepadatan tersebut, Eko menilai kebersihan dan kesadaran lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah kelurahan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, lingkungan, hingga warga secara individu.
"Kalau semua pihak terlibat, mulai dari aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga, saya yakin Pasir Gintung bisa berubah menjadi lingkungan yang nyaman, sehat, dan menarik," katanya.
Eko juga berharap adanya sinergi dengan pihak-pihak terkait, baik pemerintah kota maupun komunitas lingkungan, untuk mendukung sarana dan prasarana kebersihan, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, serta penataan lingkungan permukiman.
Selain berdampak pada lingkungan, ia menilai penataan kampung yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga jika dikembangkan menjadi kampung wisata atau kampung tematik.
"Ini bukan hanya soal bersih, tapi juga soal masa depan kelurahan. Kalau tertata dengan baik, bisa mendatangkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," pungkasnya.
Dengan komitmen tersebut, Kelurahan Pasir Gintung diharapkan mampu menjadi contoh kawasan permukiman perkotaan yang bersih, indah, dan berdaya saing di Kota Bandar Lampung.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )