Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Dalam rangka perkuat komitmen pengembang cabang olahraga tinju, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), melakukan evaluasi perjalanan sepanjang tahun 2025.
Dalam momen ini, Pertina TTS memberikan bonus kepada para atlet tinju yang berprestasi baik pada turnamen tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Evaluasi ini dilakukan di Ruang Komisi IV DPRD Kabupaten TTS pada Rabu (21/1/2026), dipimpin oleh Ketua Pertina, Relygius Usfunan.
Hadir pula Sekretaris Pertina, Nian Daniel, Bendahara, Vety Radja, para pengurus, pelatih dan atlet.
Atlet tinju yang bernaung dibawah Pertina TTS terdiri dari delapan sasana, dengan jumlah atlet sebanyak 84 atlet tinju Kabupaten TTS yang telah bergabung.
Ketua Pertina TTS, Relygius Usfunan, menyampaikan pemberian bonus ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada atlet yang berprestasi dan berhasil mengharumkan nama daerah diluar.
"Pemberian bonus ini sebagian bentuk apresiasi dan perhatian daerah, melalui Pertina TTS. Penyerahan bonus juga sekaligus evaluasi pelaksanaan kegiatan Pertina selama 2025," jelasnya.
Baca juga: Pertina TTS Siap Gelar Duel Meet Tinju Antar Sasana se-Kabupaten TTS
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah TTS, Pimpinan dan anggota DPRD, juga KONI TTS atas dukungan dan perhatian pada Cabor Tinju.
"Kami Pertina TTS mengucapkan terima kasih untuk bupati, wakil bupati dalam memperhatikan cabang olahraga termasuk tinju. Kami juga berterima kasih pada Pimpinan dan anggota DPRD, KONI TTS, Dispora,yang punya perhatian dalam Tinju. Sebagai pengurus Pertina TTS saya ucapkan terima kasih pada pengurus dan pendamping, juga pelatih yang mendampingi anak-anak," jelas Relygius.
Adapunagenda sepanjang tahun 2026 yang akan diikuti Pertina, lanjutnya mulai dari persiapan perlengkapan sarana prasarana sasana, persiapan kejuaraan dan seleksi nasional menuju SEA Games.
"Secara internal, masih ada perbaikan sarana prasarana sasana, juga harus di TTS, 2026 kita upayakan untuk pelatihan pelatih sasana, sehingga teknik bertinju lebih baik diajarkan pada atlet dapat sesuai dengan standar tinju profesional. Kemudian juga Pelatihan wasit, untuk beberapa hakim ikut pelatihan wasit," jelasnya.
Lebih detail, Relygius menggambarkan agenda Tahun 2026, yaitu Pelatnas, Kejuaraan Tinju Asia di Manado, Kejuaraan Kartini cup Tangerang, Kejurnas Junior Youth di Banjarmasin, Seleksi ikut SEA Games, Kejurnas, dan Sarung tinju emas di Banten.
"Untuk pelatihan internal, kita tetap upayakan untuk setiap tahun, kita laksanakan duel meet antar sasana, dan yang masih diusulkan yaitu Kerjurda Kabupaten TTS. Semoga kita mendapatkan dukungan baik dari Pemerintah dan KONI untuk kegiatan tersebut," jelasnya.
Sepanjang tahun 2025, prestasi cabang olahraga Tinju patut diapresiasi. Pasalnya Tinju berhasil menyumbangkan 15 medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.
Baca juga: Pertina Belu Bakal Gelar Kejuaraan Tinju Amatir Rebut Piala Bupati Simak Kategori dan Kelas
Dua atlet berhasil lolos seleksi nasional untuk mewakili Indonesia pada SEA Games, meskipun belum berhasil mengamankan podium.
Adapun rincian turnamen dan atlet, berturut-turut yaitu pada kejuaraan POPNAS, Chris Tallo berhasil meraih medali perak dan Andry Pen Tau, mendapatkan medali perunggu.
Pada Popda, TTS berhasil meraih juara umum. Perolehan medali Emas, diraih oleh atlet Juner Nitbani, Chris Tallo, Queen Sirah, Marco Ladang, Melan Radja, Fransiskus Nomleni, Andry Pen tau.
Medali Perak oleh atlet Trimen Sipa, Windy Soluf, dan medali Perunggu oleh atlet Jesen Benu.
Pada Seleksi Nasional, medali emas berhasil diraih oleh Dio Koebanu dan Jericho Daud. Keduanya mewakili Indonesia dalam SEA Games 2025. Sedangkan medali perunggu oleh Clivert Radja.
Pada HUT NTT 2025, TTS kembali meraih predikat Juara umum. Medali emas berhasil diamankan oleh Dika Tloen, Desan Benu, Melan Radja, Marco Ladang.
Baca juga: Pertina Belu Boyong Juara Umum dan The Best Boxer di Piala Gubernur NTT 2025
Pada Piala Gubernur NTT, Clivert Radja, Sheva Koelima, berhasil mendapatkan medali Emas. Dan yang terakhir Kejurnas Walikota Tangerang, Pertina mengirin satu atlet dan berhasil mendapatkan medali perunggu yaitu diraih oleh Melani Radja.
Atas pencapaian ini, Pertina TTS memberikan bonus sebesar Rp 36.500.000 bagi para atlet tersebut. Selain itu, Pertina juga berkomitmen akan memastikan bagi atlet yang masih duduk di bangku sekolah, untuk tetap memperhatikan pendidikan dan memperoleh beasiswa pada pendidikan tinggi.
"Semoga dengan penerima bonus ini, tetap menjadi semangat bagi para atlet untuk mengembangkan diri dan terus berprestasi baik ditingkat provinsi, nasional maupun internasional," tutup Relygius. (any)