Detik-detik Sulitnya Evakuasi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Mobil Indra Ringsek Parah
January 22, 2026 03:45 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Hujan deras yang mengguyur ruas Tol Cipularang tak menghentikan upaya petugas mengevakuasi sebuah mobil Toyota Innova yang ringsek parah di KM 83 B arah Bandung menuju Jakarta, wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/1/2026) pagi.

Mobil berwarna hitam itu tampak hancur di bagian depan dan sisi kanan. Sejumlah petugas kepolisian, Jasa Marga, serta tim medis berjibaku di tengah hujan untuk mengevakuasi pengemudi yang terjepit di dalam kendaraan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama karena kondisi kendaraan yang rusak berat.

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Cipularang adalah Pejabat Bekasi, Kabag Kesra Setda, Indra Satria

Pengemudi mobil diketahui adalah Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha (43). 

Korban masih dalam keadaan hidup saat berhasil dikeluarkan dari dalam mobil dan langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta. 

Namun, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

MOBIL RINGSEK - Kondisi mobil Toyota Innova yang ringsek parah usai terlibat kecelakaan maut di Tol Cipularang KM 83 B, wilayah Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/1/2026). Pengemudi dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit saat hujan deras mengguyur lokasi kejadian.
MOBIL RINGSEK - Kondisi mobil Toyota Innova yang ringsek parah usai terlibat kecelakaan maut di Tol Cipularang KM 83 B, wilayah Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/1/2026). Pengemudi dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit saat hujan deras mengguyur lokasi kejadian. (Tribun Jabar/Deanza Falevi)

Pj Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Saat itu, korban melaju dari arah Bandung menuju Jakarta dan berada di lajur kanan.

"Diperkirakan kendaraan berjalan di lajur dua atau lajur kanan dan hendak mendahului dari lajur kiri ke lajur satu. Namun karena hujan cukup deras dan jarak pandang terbatas, kendaraan diduga mengalami out of control," ujar Dody saat ditemui di Kantor PJR Tol Cipularang, Kamis (22/1/2026).

Mobil korban kemudian membanting setir dan menghantam beton pembatas median jalan. Setelah terpental, kendaraan kembali melaju tak terkendali hingga menabrak sebuah dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depannya.

"Mobil sempat menabrak pembatas beton, lalu kembali menabrak dump truk. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut kami serahkan ke Unit Laka Polres Purwakarta," kata Dody.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengemudi seorang diri. Ia mengalami luka serius di bagian dada, kaki, serta sisi kanan tubuh akibat benturan keras.

Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 83, Mobil Ringsek setelah Tabrak Truk

Pengakuan Sopir Truk

Sementara itu, sopir dump truk bernama Saipul mengaku sedang berhenti di bahu jalan untuk memeriksa kendaraannya saat insiden terjadi.

"Saya lagi berhenti mau ngecek mobil, baru mau naik, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Benturannya keras sekali, saya kaget," ujar Saipul.

Truk yang dikemudikannya bermuatan keramik. Saipul memastikan dirinya tidak mengalami luka.

Pantauan Tribunjabar.id di lokasi kejadian, hujan deras yang turun sejak pagi turut menyulitkan proses evakuasi. Arus lalu lintas sempat melambat akibat penanganan kecelakaan dan proses pengangkatan kendaraan yang ringsek berat.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dump truk serta faktor teknis lainnya.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 83B, Korban Diduga Kabag Kesra Setda Bekasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.