Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika Jawa Barat memperingati terkait peringatan dini angin kencang di wilayah Jabar pada 22 - 23 Januari 2026.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Jabar, Teguh Rahayu mengatakan bahwa ada sejumlah wilayah terdampak yang mesti waspada angin kencang, di antaranya perairan Bekasi - Karawang, perairan Subang, perairan Indramayu - Cirebon, perairan Sukabumi, perairan Cianjur, perairan Garut, perairan Tasikmalaya, dan perairan Pangandaran.
"Tingkatkan kewaspadaan dan antisipasi dampak potensi angin kencang pada 20-25 knot (37-46 km per jam), skala beaufort (5-6) yang dapat terjadi pada 22-23 Januari 2026," katanya dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Baca juga: Selain Purwakarta, Angin Kencang Juga Landa Pangandaran, Pohon Kelapa sampai Tumbang
Rahayu pun menambahkan, tinggi gelombang 1.25 - 2.5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Bekasi-Karawang, perairan Subang, perairan Indramayu-Cirebon. Kemudian, tinggi gelombang 2.5-4 meter (tinggi) berpeluang terjadi di perairan Sukabumi, perairan Cianjur, perairan Garut, perairan Tasikmalaya, dan perairan Pangandaran.
"Harap diperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, sepertu perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, dan kapal kargo.
Kami imbau waspada pada potensi bahaya akibat angin kencang, semisal pohon tumbang, papan reklame dan tiang yang tak kokoh, bangunan non permanen di kawasan pantai yang mudah roboh diterpa angin, dan gesekan antarkapal," katanya.(*)