BGN Minta Menu MBG saat Ramadan 2026 Bukan Ultra Process Food
GH News January 22, 2026 04:09 PM
Jakarta -

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan 2026 tidak menggunakan produk ultra processed food (UPF).

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya sudah mengantisipasi sejak awal agar makanan yang dibagikan memang tahan lebih lama, namun bukan produk UPF.

"Kami berharap ini tidak ada lagi produk Ultra processing di Ramadan ini karena kami sudah antisipasi dari awal bahwa makanan yang diberikan memang tahan lama, tapi tidak yang ultra process," capnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Dadan mengatakan pilihan menu MBG selama puasa akan mengutamakan makanan yang bisa bertahan hingga sekitar 12 jam.

"Misalnya abon, telur rebus, telur pindang, atau produk olahan masyarakat yang bisa tahan 12 jam," ucapnya.

Di sisi lain, Dadan menjelaskan, untuk wilayah mayoritas penduduk yang menjalankan puasa, nantinya makanan akan disediakan di sekolah dan dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka. Dia memastikan makanan tetap aman dan layak dikonsumsi meski tidak langsung dimakan.

Sementara itu, lanjut Dadan, untuk wilayah dengan mayoritas masyarakat yang tidak menjalankan puasa, layanan MBG tetap berlangsung normal.

"Untuk daerah yang mayoritas muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah. Tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama, tahan 12 jam. Dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka ," kata Dadan saat ditemui seusai rapat dengar pendapat Komisi IX DPR, Selasa (20/1).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.