TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- Universitas Teknokrat Indonesia menggelar pelatihan Administrasi Perkantoran (Professional Secretary) bagi siswa SMK Negeri 8 Bandar Lampung, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada matakuliah kesekretarisan. Ini bertujuan meningkatkan soft skills siswa agar siap menghadapi uji kompetensi dan dunia kerja.
Pelatihan difokuskan pada tiga keterampilan utama, yaitu telephoning, customer service, dan convening business meeting.
Materi disampaikan secara interaktif melalui ceramah singkat, demonstrasi, serta simulasi langsung, termasuk praktik pengelolaan rapat virtual dengan memanfaatkan teknologi metaverse.
Kepala SMKN 8 Bandar Lampung, Dian Novita Dewi, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa.
“Praktik langsung yang diberikan membantu siswa memahami dunia kerja secara nyata, khususnya di bidang administrasi perkantoran,” ujarnya.
Dosen pembimbing kegiatan, Dr. Rusliyawati, menegaskan pentingnya keseimbangan teori dan praktik.
“Mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga membimbing siswa menerapkan komunikasi profesional dan pengelolaan administrasi secara langsung,” jelasnya.
Mahasiswa Rina menjelaskan bahwa pada sesi telephoning siswa dilatih etika berkomunikasi serta teknik pencatatan pesan.
Sementara itu, Auliyana dan Sabiq menyampaikan bahwa pada sesi customer service siswa dibekali keterampilan pengelolaan tamu, meliputi teknik penyambutan, komunikasi yang sopan, hingga penanganan kebutuhan tamu secara profesional.
Adapun Sofa dan Aditya membimbing praktik pengelolaan rapat, mulai dari penyusunan agenda, penataan ruang rapat virtual, hingga pemahaman peran notulen dan tindak lanjut rapat melalui simulasi berbasis metaverse.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu siswa, Naswa, mengaku pelatihan ini sangat membantu.
“Kegiatannya menarik karena kami bisa langsung praktik, terutama simulasi telepon dan rapat yang disertai umpan balik dari pemateri mengenai kelebihan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan. Ini sangat berguna untuk persiapan uji kompetensi,” katanya.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Mahathir Muhammad turut mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kegiatan pengabdian ini menunjukkan peran aktif mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dalam menerapkan keilmuan untuk meningkatkan kompetensi vokasional siswa SMK,” ujarnya.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diinisiasi oleh Universitas Teknokrat Indonesia dengan pendampingan Dr. Rusliyawati, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi.
Diantaranya, Sabiq Segara Wasesa, Rina, Auliyana Yunika, Sofa Apkarina, dan Aditya Pratama.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara Universitas Teknokrat Indonesia dan SMK Negeri 8 Bandar Lampung dalam penguatan kompetensi vokasional siswa. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)