Ijazah Lulusan Universitas Nusa Nipa Diakui Pemerintah Jerman, Dapat Izin Gunakan Gelar atau Profesi
January 22, 2026 08:40 PM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur. Ijazah lulusan Universitas Nusa Nipa Maumere resmi diakui dan disetarakan oleh Pemerintah Jerman sekaligus memberikan izin penggunaan gelar dan profesi secara hukum di negara tersebut.

Pengakuan ini diperoleh Wahyuni Sulaiman, S.Kep., Ns., alumnus Program Studi S1 Keperawatan dan Program Profesi Ners Universitas Nusa Nipa (Unipa) yang saat ini berdomisili dan bekerja di Jerman. 

Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Wahyuni mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah menerima surat resmi dari otoritas Jerman.

“Kabar baik yang mengubah semua lelah di dinas pagi yang hektik ini. Saya mendapatkan surat dari pemerintahan Jerman bahwa ijazah saya dari Universitas Nusa Nipa Maumere diakui dan setara menurut hukum di Jerman serta mendapatkan izin resmi untuk memakai gelar atau profesi Pflegefachfrau (perawat profesional),” tulis Wahyuni.

 

Baca juga: Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Nusa Nipa Kembangkan Drone Berbasis Flight Controller

 

 

Rektor Universitas Nusa Nipa, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S.Fil., M.A., saat dihubungi Tribunflores.com, Kamis (22/1/2026), menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian alumninya tersebut.

Menurut dia, keberhasilan Wahyuni menjadi bukti kualitas lulusan Unipa yang mampu bersaing dan diakui secara internasional.

“Beliau adalah lulusan S1 Keperawatan dan Program Profesi Ners Universitas Nusa Nipa. Capaian ini diharapkan dapat memotivasi para lulusan Unipa lainnya untuk mengambil peran sebagai tenaga kerja profesional di luar negeri,” kata Rektor yang akrab disapa Gery Gobang.

Ia menambahkan, untuk mendukung kesiapan lulusan memasuki pasar kerja global, Unipa terus membekali mahasiswa dari 22 program studi dengan kemampuan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. 

Ke depan, melalui Pusat Bahasa, Unipa juga akan mengembangkan pembelajaran Bahasa Jepang dan Bahasa Jerman yang direncanakan mulai diimplementasikan pada 2026.

“Atas nama pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan serta seluruh mahasiswa Universitas Nusa Nipa, kami menyampaikan proficiat kepada Wahyuni Sulaiman. Salam hangat kami titipkan ke Jerman. Nantikan lulusan Unipa lainnya menyusul, baik ke Jerman, negara-negara Eropa, maupun Asia seperti Jepang dan Korea Selatan,” ujarnya.

Rektor Gery menambahkan, pengakuan ijazah ini sekaligus memperkuat posisi lulusan Universitas Nusa Nipa Maumere sebagai sumber daya manusia profesional yang kompeten dan berdaya saing di tingkat global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.