Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Personel Babinsa Koramil 03 Timang Gajah, Koptu Aruwiya melaksanakan monitoring sekaligus membantu langsung proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/1/2026).
Saat ini, progres pembangunan tersebut telah mencapai angka 18 persen dan langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk menyelesaikan ribuan unit Huntara secara bertahap.
Pembangunan ini merupakan solusi cepat guna menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat sebelum hunian permanen resmi dibangun.
Dandim 0119 Bener Meriah melalui Danramil 03 Timang Gajah Kapten Inf Takdir Anur, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memantau setiap tahapan pekerjaan secara aktif.
Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta aman bagi calon penghuni.
Selain itu, Babinsa di lapangan berperan sebagai penghubung antara warga, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi berbagai kendala teknis yang muncul.
Dalam keterangannya, Kapten Inf Takdir Anur menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan terus dilaporkan kepada komando atas sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Ia berharap pendampingan dan pengawasan yang intensif dapat membuat proses pengerjaan berjalan lebih lancar, cepat, dan efisien.
Melalui pembangunan Huntara ini, diharapkan warga terdampak bencana di wilayah tersebut dapat segera menempati kediaman yang lebih layak.
"Dengan terpenuhinya kebutuhan tempat tinggal, diharapkan proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat segera stabil kembali," pungkasnya.
Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh menjadi satu diantara wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi akhir November 2025.
Sejumlah rumah warga dan fasilitas publik rusak akibat bencana tersebut, sehingga banyak Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal.
Sehingga pemerintah membangun Hunian Sementara (Huntara) yaitu tempat tinggal darurat untuk menampung warga terdampak bencana sebelum mereka bisa kembali ke rumah permanen. (*)
Baca juga: Sempat Melonjak, Harga Emas di Bener Meriah Hari Ini Turun Tipis
Baca juga: Diduga Korsleting dari Meja Rias, Satu Rumah Permanen di Bener Meriah Terbakar
Baca juga: Harga Emas di Bener Meriah Melonjak Tajam, Minat Pembeli Tinggi