DPC Perpadi Kota Bogor Resmi Dilantik, Optimis Bangun Sentra Beras : Kami Ingin Merangkul Petani
January 22, 2026 10:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kota Bogor periode 2025–2030 resmi dilantik. Kini targetkan bangun sentra beras di Bogor Raya.

Pelantikan di Aula DPRD Kota Bogor, pada Kamis (22/1/2026).

Hal ini sebagai langkah penguatan peran Perpadi dalam menjaga ketahanan pangan dan distribusi beras di Kota Bogor.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua DPD Perpadi Jawa Barat, Carmin Sanjaya. Dalam kesempatan tersebut, Fitri Wita resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC Perpadi Kota Bogor. Sebanyak 32 orang pengurus dilantik, yang mayoritas berasal dari kalangan pengusaha beras.

Ketua DPC Perpadi Kota Bogor, Fitri Wita, menjelaskan bahwa DPC Perpadi Kota Bogor sejatinya telah dibentuk sejak 2025, dan pelantikan ini menjadi peresmian kepengurusan secara formal. 

“Perpadi adalah asosiasi yang menaungi penggilingan padi dan pengusaha beras. Kota Bogor memang bukan daerah penghasil padi, tetapi bisa jadi pusat distribusi beras untuk Bogor Raya," katanya.

Perpadi berdiri sejak 1968 dan mengalami perkembangan signifikan pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2001, ketika organisasi ini memperluas perannya hingga sektor hilir dengan menaungi para pengusaha beras. 

“Rantai pangan tidak berhenti di penggilingan, tetapi harus sampai ke tangan konsumen,” katanya.

Di bawah kepemimpinan baru, DPC Perpadi Kota Bogor akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan sejumlah program strategis. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang digagas Badan Pangan Nasional bersama Dinas Ketahanan Pangan. Perpadi Kota Bogor telah meluncurkan produk Beras Petani, sebagai alternatif beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, Perpadi juga mendorong upaya menghidupkan kembali penggilingan padi lokal yang masih ada di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Barat. 

“Kami ingin merangkul petani, menggerakkan kembali penggilingan, hingga menghasilkan beras yang dikemas dan didistribusikan untuk masyarakat,” katanya.

Perpadi Kota Bogor juga menargetkan penguatan rantai pasok beras dengan mendatangkan langsung pasokan dari daerah penghasil ke Kota Bogor. Bahkan, organisasi ini merencanakan pembentukan Sentra Beras Kota Bogor yang akan melayani wilayah Bogor Raya, meliputi Kota dan Kabupaten Bogor hingga Depok.

Potensi pasar beras di Kota Bogor dinilai sangat besar. Meski jumlah penduduknya sekitar satu juta jiwa, volume perdagangan beras di Kota Bogor tercatat mencapai 1,3 juta ton per tahun, mendekati Kabupaten Bogor yang mencapai 1,6 juta ton. Kondisi ini menempatkan Kota Bogor sebagai pusat perdagangan dan distribusi pangan bagi wilayah sekitarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, yang hadir dalam pelantikan tersebut, menyampaikan dukungan terhadap kepengurusan baru DPC Perpadi Kota Bogor. Ia menilai keberadaan Perpadi sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya ketersediaan dan stabilitas harga beras.

Zenal juga mengapresiasi peluncuran produk Beras Petani serta mendukung rencana revitalisasi penggilingan padi lokal dan pembentukan Sentra Beras di Kota Bogor. 

Menurutnya, jika dikelola secara sinergis bersama BUMD, sektor pangan berpotensi besar berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). 

“Perpadi diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menjaga cadangan pangan, kualitas beras, dan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.