Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut
BURU, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Bupati Buru, Sudarmo, menegaskan bahwa penertiban aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Botak (GB) tidak dimaksudkan untuk mematikan sumber penghidupan masyarakat.
Sebaliknya, langkah tersebut guna menata pengelolaan tambang agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan, sehingga ekonomi rakyat tetap berjalan.
Penegasan itu disampaikan Sudarmo saat memberikan apresiasi kepada Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto beserta jajaran Polri atas komitmen menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).
Menurut Sudarmo, kehadiran Kapolda Maluku di Kabupaten Buru menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menciptakan situasi kondusif, termasuk dalam penanganan persoalan tambang di Gunung Botak yang selama ini menjadi perhatian bersama.
“Keamanan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Penertiban Gunung Botak tidak akan berhasil tanpa dukungan Polri, TNI, pemerintah provinsi, serta partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Protes Penertiban, Pedagang Pasar Bula Ancam Jualan di Kantor Bupati SBT
Baca juga: Dishub Malteng Rencana Perbaiki Fasilitas di Pelabuhan Ina Marina
Ia menekankan bahwa penataan tambang Gunung Botak diarahkan pada pengelolaan sumber daya alam yang legal dan ramah lingkungan.
Pemerintah daerah, kata dia, mendorong pengelolaan tambang melalui koperasi yang sah agar manfaat ekonomi tetap dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.
“Penataan ini bukan untuk menghilangkan mata pencaharian warga, tetapi memastikan aktivitas tambang berjalan secara legal, aman, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sudarmo menjelaskan bahwa stabilitas keamanan di kawasan Gunung Botak akan membuka peluang investasi, mendorong pengolahan sumber daya alam secara lokal, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Buru.
Dengan demikian, dampak ekonomi positif dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dengan komitmen bersama menjaga keamanan dan menata Gunung Botak secara berkelanjutan, kami optimistis ekonomi rakyat tetap berjalan dan Kabupaten Buru akan semakin aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.(*)