TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Satu rumah hangus dilalap api di Desa Mulaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Insiden kebakaran ini menghanguskan rumah panggung milik warga bernama Nurpaidah, Kamis (22/1/2026) siang.
Saat dikonfirmasi, salah satu tetangga korban bernama Tifa menyebut, ketika kebakaran terjadi, ada dua orang berada di dalam rumah tersebut.
“Jadi pas kebakaran ada anak dan neneknya di dalam rumah, kalau Nurpaidah dia lagi pergi menjual jagung," jelas Tifa kepada jurnalis TribunnewsSultra.com.
Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi para tetangga dan kerabat yang mengenal pemilik rumah, turut prihatin dengan kondisi usai kebakaran.
Baca juga: Niat Bikin Lapangan Bola, Sekelompok Remaja di Kendari Malah Bikin Warga Panik Gegara Kebakaran
Lantaran selama ini, korban dikenal sebagai pekerja keras, mulai dari menjual hingga serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Sembarang kasihan dia kerja, musim jagung dia beli jagungnya orang dia jualkan. Biasa bantu kupas bawang dia dibayar, jual gelas-gelas untuk tanaman nilam. Pokoknya apa saja dia kerjakan asal bisa jadi uang," jelas Tifa.
Adapun penyebab kebakaran dikatakan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Belum ditahu apa penyebabnya, tapi sudah datang tadi polisi,” ujarnya.
Tifa berharap dengan musibah kebakaran tersebut, banyak masyarakat yang mau turut mengulurkan tangannya membantu korban.
Baca juga: Cerita Saksi Mata Kebakaran di Jalan Pembangunan: Berawal dari Lampu Kelap Kelip di Gudang Kosong
Berdasarkan foto yang diterima awak media, memperlihatkan kobaran api besar dari belakang rumah, kepulan asap hitam hingga akhirnya rata dengan tanah.
Jarak Kecamatan Poleang Tengah ke Polres Bombana sekira 55,7 kilometer (km), waktu tempuh 1 jam 20 menit berkendara motor atau mobil.
Markas polisi ini berada di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia. (*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)