Dentuman Perdana: KRI Prabu Siliwangi-321 Sukses Tembakkan Meriam Futuristik Sovraponte
January 23, 2026 02:38 AM
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dentuman perdana meriam Sovraponte 76 mm menggema dari kapal perang anyar TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, saat uji coba di Italia, Kamis (22/1/2026).
Uji tembak ini bukan sekadar seremoni, melainkan tahapan krusial memastikan kesiapan kapal patroli lepas pantai (OPV) kelas Thaon di Revel yang dibeli dengan biaya €500 juta (Rp8,5 triliun) dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Maret 2026.
Meriam Futuristik di Atas Geladak
Nama Sovraponte berarti “di atas geladak”.
Bentuk futuristik dengan garis laras tegas, digadang mampu menjangkau sudut 360° dengan elevasi -15° hingga lebih dari 85°.
Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan uji tembak perdana dilakukan dalam rangka structural firing untuk menguji kekuatan struktur kapal, integrasi sistem senjata, serta memastikan aspek mekanis dan elektrikal berfungsi sesuai spesifikasi.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menguji kekuatan struktur kapal, integrasi sistem senjata, serta memastikan seluruh aspek mekanis dan elektrikal berfungsi sesuai dengan spesifikasi teknis,” kata Tunggul.
Uji Coba Pelayaran Lanjutan
Selain uji meriam, pelayaran juga meliputi:
Uji peran sekoci: kesiapan sistem penurunan dan pengoperasian sekoci.
Simulasi darurat: meningkatkan keterampilan awak kapal menghadapi kondisi kritis.
Prosedur keselamatan ketat: melibatkan personel sesuai fungsi dan keahlian.
Baca juga: Akhir Januari, Gelombang Pertama Jet Tempur Rafale Indonesia Tiba, Sang Omnirole Fighter
Awak dan Kesiapan Operasional
Kru: 158 prajurit Jalasena, termasuk Komandan Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja.
Uji pelayaran lanjutan: 14 Januari 2026 di Italia, mencakup sistem pendorongan, kemudi, navigasi, komunikasi antar pos tempur, serta uji sistem senjata 76 mm Sovraponte dan 127 mm.
Menuju Indonesia
KRI PRABU SILIWANGI - Tembakan perdana meriam Sovraponte 76 mm dari kapal perang anyar TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, di Italia, Kamis (22/1/2026). Uji tembak ini menjadi tahapan krusial kesiapan kapal OPV kelas Thaon di Revel yang dibeli €500 juta (Rp8,5 triliun) dan dijadwalkan tiba di Indonesia Maret 2026. (HO/IST)
Serah terima: 22 Desember 2025 di galangan Fincantieri, Italia.
Berangkat: 10 Februari 2026 dari Italia.
Tiba: Minggu ke-3 Maret 2026 di Indonesia.
Profil Teknis KRI Prabu Siliwangi-321
Jenis/Kelas: OPV kelas Thaon di Revel (kapal patroli lepas pantai multiguna)
Bobot benaman: ± 6.270 ton penuh
Panjang: ± 143 meter
Kecepatan maksimum: ± 25 knot
Kapasitas kru: ± 170 personel
Persenjataan utama: Meriam Sovraponte 76 mm, sistem pertahanan udara modular (FFBNW – Fitted For But Not With), kapasitas rudal permukaan-ke-udara, dan sistem peperangan elektronik.
Sejarah & Pengadaan
Dipesan: 2014 oleh Italia (awalnya bernama Ruggiero di Lauria)
Pasang lunas: 7 April 2021
Diluncurkan: 19 Oktober 2023
Diperoleh Indonesia: 28 Maret 2024
Dibaptis: 29 Januari 2025 dengan nama KRI Prabu Siliwangi-321
Mulai berlayar ke Indonesia: 22 Desember 2025
Peran Tempur & Kesiapan Armada
KRI Prabu Siliwangi-321 adalah OPV kedua Indonesia dari kelas Thaon di Revel, setelah KRI Brawijaya-320.
Kehadirannya memperkuat modernisasi alutsista TNI AL untuk patroli laut jarak jauh, pengamanan perbatasan, dan operasi multiguna.
Skema pembelian menggunakan FFBNW (Fitted For But Not With), sehingga kapal siap dipasangi sistem senjata canggih sesuai kebutuhan Indonesia.
Dentuman perdana Sovraponte bukan sekadar uji teknis, melainkan simbol kesiapan KRI Prabu Siliwangi memasuki tahap operasional.
Publik menanti kehadiran kapal perang anyar ini di tanah air, sebagai bagian dari armada TNI AL menjaga kedaulatan laut Indonesia.