Medan Psywar di Lantai Transfer Pembalap MotoGP, Marc Marquez-Pedro Acosta Jodoh Sempurna
January 23, 2026 08:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Kasak-kusuk perpindahan pembalap untuk MotoGP 2027 dipanaskan oleh saling sindir petinggi Ducati, Gigi Dall'Igna dengan CEO Aprilia, Massimo Rivola. Pembalap KTM Pedro Acosta yang menjadi poros utama!

CEO Aprilia Massimo Rivola memilih memanaskan rumor tandem Marc Marquez dengan menyebut Pedro Acosta untuk musim MotoGP 2027. Sementara bos Ducati, Gigi Dall'Igna, merespons dingin komentar Rivola.

Setelah musim spektakuler yang berujung pada titel juara dunia MotoGP 2025, Marquez jelas jadi prioritas untuk dipertahankan pabrikan Italia itu.

Namun, nasib Francesco 'Pecco' Bagnaia ramai dispekulasikan setelah hanya finis kelima di bawah Acosta.

Tidak sedikit yang meyakini bahwa MotoGP 2026 akan jadi musim terakhir Pecco Bagnaia bersama Ducati.

Sekalipun, Bagnaia sudah berkali-kali mengungkapkan keinginannya untuk terus mengenakan 'kostum merah' sampai pensiun.

Pembalap Red Bull KTM Ajo asal Spanyol Pedro Acosta merayakan Kejuaraan Dunia Moto2 2023 saat ia melintasi garis finis pada balapan kelas Moto2 Grand Prix Malaysia MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 12 November 2023.
KEMENANGAN - Pembalap Red Bull KTM Ajo Pedro Acosta merayakan Kejuaraan Dunia Moto2 2023 saat ia melintasi garis finis pada balapan Moto2 Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, 12 November 2023. (Foto Arsip, November 2023)(MOHD RASFAN / AFP)

Sementara itu, Pedro Acosta tampak sudah kadung kecewa terhadap KTM, yang kurang kompetitif. Bahkan ada rumor yang mengatakan bahwa Acosta memungkinkan sudah sepakat hijrah ke Ducati untuk musim 2027.

Gosip Acosta-Ducati semakin kencang dengan komentar Rivola belum lama ini.

"Saya sudah pasti yakin Marc akan bertahan di Ducati. Pedro sudah bilang bahwa dia menginginkan Ducati dengan segala cara, jadi itu praktis merupakan jodoh yang sempurna," ungkap dia kepada Moto.it.

Gigi Dall'Igna tidak menyangkal klaim Rivola itu. Hal yang jelas adalah Ducati akan berupaya membereskan perpanjangan kontrak Marc Marquez sebelum MotoGP 2026 dimulai.

"Saya lihat Rivola lebih banyak membicarakan tentang Ducati daripada Aprilia pada presentasi dia. Pastinya, saya akan membiarkan dia memikirkan semua hal seperti yang dia inginkan," ceplos Dall'Igna kepada DAZN, yang dikutip Crash.

"Tujuan kami adalah meneken kontrak dengan Marc, yang adalah juara bertahan seperti yang kami lakukan dengan Pecco di 2024. Tujuannya adalah menggaet pebalap yang memenangi gelar juara dunia bersama kami, kemudian membereskan kontrak dengan Marc sebelum musim bergulir."

"Semuanya belum siap. Kami sedang mengerjakannya, tapi saya percaya diri," Dall'Igna menambahkan.

Acosta di Antara Aprilia dan Ducati

Manajer pribadi Pedro Acosta, Albert Valera, menyatakan kliennya itu masih menjaga peluang membela skuad Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, di MotoGP 2027.

Akan tetapi ada sesuatu yang perlu digarisbawahi, yakni bergabung dengan tim pabrikan juga masih menjadi asa utama Pedro Acosta.

Hubungan Acosta dengan Red Bull KTM Factory Racing memang merenggang sejak KTM bangkrut pada akhir 2024.

Sejak itu, Acosta dirumorkan ingin pindah ke Ducati lewat VR46. Ia bahkan mengunjungi markas Ducati dan VR46 di Italia pada pertengahan 2025.

Kata sepakat gagal tercapai untuk berkolaborasi pada 2026, karena Acosta memilih menaati kontraknya dengan KTM.

Namun, kini peluang Acosta untuk hengkang dari KTM pada 2027 terbuka lebih lebar karena kontraknya akan habis akhir musim nanti.

Valera tak memungkiri bahwa VR46 masih menjadi opsi bagi 'El Tiburon'.

Namun, pria Spanyol ini menegaskan bahwa Acosta akan tetap memprioritaskan kans membela tim pabrikan mana pun di MotoGP 2027.

"Ada peluang dengan sebagian besar tim. Apakah itu (VR46-red) sebuah opsi? Ya. Ducati, bersama Aprilia, punya motor terbaik. Jadi, kenapa tidak? Itu bisa jadi pilihan. Namun, jelas semua ingin bergabung tim pabrikan, jadi itu akan jadi tujuan utama kami," ujar Valera, dikutip dari laman MotoGPNews.

"Jika itu tidak terjadi, Anda selalu harus mempelajari rencana B atau rencana C. Meski begitu, saya tegaskan, tujuan utama kami adalah berjuang untuk mendapatkan tempat di tim pabrikan, baik itu Ducati atau pabrikan lain," lanjutnya.

Kabar Ducati tertarik kepada Pedro Acosta jelas bukan sesuatu yang baru. Apalagi pembalap berstatus juara dunia Moto2 2023 ini kepincut untuk menunggangi Desmosedici, motor Ducati yang disebut-sebut terbaik di grid MotoGP saat ini.

Namun dengan disebutkannya Aprilia, akan menjadi plot twist tersendiri jika 'adik Ducati' tersebut juga ambil bagian dalam usaha mendapatkan tanda tangan Pedro Acosta.

Sebab dengan menggeliatkan pabrikan asal Noale ini, Aprilia lebih condong mempertahankan Marco Bezzecchi di MotoGP 2027. Tetapi belum diketahui dengan Jorge Martin, yang pada pertengahan MotoGP 2025, negebt untuk bergabung ke pabrikan Honda.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.