TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah video amatir yang merekam kemarahan sekaligus keputusasaan warga di perbatasan Kabupaten Sarolangun dan Merangin, Provinsi Jambi, mendadak viral.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @kabarjambiupdate itu bukan sekadar keluhan biasa.
Dalam video tersebut memotret realita pahit infrastruktur yang kontras dengan slogan kemerdekaan.
Rekaman tersebut terlihat bentangan jalan yang lebih mirip kubangan cokelat raksasa.
Tanah liat yang becek dan tumpukan batu tak beraturan menjadi "makanan sehari-hari" bagi warga yang melintas.
Kondisinya ibarat simalakama: menjadi jalur lumpur yang mematikan saat hujan, dan berubah menjadi badai debu yang menyesakkan saat terik matahari menyengat.
Seorang pria dalam video tersebut tak mampu lagi membendung amarahnya sambil bersusah payah mendorong sepeda motornya melewati medan berat itu.
Dengan napas tersenggal, ia mempertanyakan keberadaan para pemangku kebijakan.
Baca juga: Jalan Rusak Dampak Proyek RS Adhyaksa Kembali Telan Korban di Pelayangan Jambi
Baca juga: Gubernur Al Haris Mutasi Guru SMK yang Dikeroyok Siswa di Tanjabtim Jambi dan Wajib Tes Kejiwaan
Baca juga: Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah di Tebo Jambi
"Aih tolong lah woi, siapa lah bupati, camat, presiden ini? Perbaiki jalan kami ini," teriak pria tersebut dengan nada getir.
Ia juga melontarkan kalimat sarkasme yang menggambarkan betapa beratnya perjuangan warga hanya untuk sekadar bertransportasi.
Baginya, janji manis kemerdekaan belum menyentuh aspal di desanya.
"Katanya Indonesia sudah merdeka. Tak hanya keringat yang keluar dorong motor ini, kotoran pun keluar," ketusnya, menggambarkan betapa terkurasnya tenaga fisik mereka.
Unggahan tersebut memicu gelombang reaksi dari warganet.
Banyak yang menyoroti kontrasnya perilaku politisi saat masa kampanye dibandingkan dengan realita setelah menjabat.
Keterangan unggahan tersebut menuliskan kalimat menohok: "Pas pemilihan ngemis-ngemis minta suaro rakyat. Setelah terpilih, suaro rakyat tak pernah didengar."
Di kolom komentar, Gubernur Jambi Al Haris hingga Presiden terpilih Prabowo Subianto tak luput dari sasaran kritik.
Baca juga: Potret Pilu Jalan Rusak di Kerinci Jambi: Warga Tandu Jenazah 10 Km Lewati Kubangan Lumpur
Baca juga: Mereka yang Mencari Hidup dan Tertimbun Longsor PETI di Sarolangun
Warganet mulai membandingkan infrastruktur Jambi dengan provinsi lain.
"Harusnya belajar dengan KDM (Dedi Mulyadi), tukar pikiran biar makin mantap Jambi tu," tulis salah satu akun.
Sementara yang lain berkomentar lebih keras, "Daripada buat MBG (Makan Bergizi Gratis), mending buat jalan."
Hingga kini, warga di perbatasan Merangin-Sarolangun masih menunggu keajaiban—atau setidaknya kehadiran nyata dari alat berat pemerintah—agar mereka bisa merasakan makna "merdeka" yang sesungguhnya di jalan raya.
DISCLAIMER
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini, Suhu Udara 17 hingga 29 Derajat Celsius
Baca juga: Prediksi Skor St. Pauli vs Hamburger , Head-to-Head dan Statistik di Bundesliga Jerman
Baca juga: Gubernur Al Haris Mutasi Guru SMK yang Dikeroyok Siswa di Tanjabtim Jambi dan Wajib Tes Kejiwaan
Baca juga: Pria Muda Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah di Tebo Jambi