DPRD DKI Ikut Berduka Kejadian Pengemudi Tewas Terjebak Macet Akibat Banjir
January 24, 2026 01:11 AM

JAKARTA - Ketua Komisi D sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyampaikan duka mendalam atas kejadian meninggal seorang pengemudi usai terjebak macet akibat banjir di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat pada Kamis (22/1/2026) siang. 

Korban bernama Arohim (51), warga Penjaringan, Jakarta Utara itu diketahui mengemudikan mobil Daihatsu Sigra berpelat nomor B 2148 BOK. 

Momen evakuasi korban sempat beredar viral di media sosial. 

"Kami dari DPRD DKI Jakarta mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian tersebut," kata Yuke, Jumat (23/1/2026). 

Yuke mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem, intensitas hujan di Jakarta membuat sejumlah ruas jalan dan permukiman terendam. 

Pihaknya meminta seluruh jajaran dinas, terutama Sumber Daya Air, Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD melakukan mitigasi secara sigap dan tepat. 

"Kami minta dinas terkait melakukan penanganan dan mitigasi yang cepat, termasuk antisipasi dalam beberapa hari ke depan di lokasi rawan banjir," ujar Yuke. 

Mitigasi bencana yang tepat dan cepat lanjut dia, diharapkan dapat mengurangi dampak kerugian materil maupun korban jiwa. 

Misalnya di sejumlah daerah rawan longsor, Yuke mendesak agar dinas terkait dan pemangkung lingkungan dapat melakukan deteksi dini. 

"Beberapa laporna hari ini seperti di Srengseng Sawah dan lain-lain, banyak yang longsog ini juga harus segera dideteksi biar bisa diantisipasi dan tidak memakan koban," tegas dia. 

Dia meminta, jajaran Pemprov DKI Jakarta dapat lebih cermat dalam memberikan izin ke pembangunan di daerah rawan. 

Kejadian banjir dan longsor merupakan sinyal untuk dievaluasi bersama, bagaimana pembangunan di Jakarta harus selaras dengan Rencana Detail Tata Ruang yang sudah ditetapkan.

"Agar cermat dalam memberikan ijin membangun di lokasi yg rawan longsor atau sepadan sungai yang ada di Jakarta termasuk di atas saluran air, agar bisa diantisipasi kejadian longsor," tegas dia. 

Gubernur Berduka 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berduka atas meninggalnya pengemudi mobil saat macet panjang akibat banjir di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026) siang.

Ia mengatakan telah memerintahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mendata dan mencari tahu secara detail proses meninggalnya korban.

Menurut informasi yang diterimanya, korban meninggal dunia saat terjadi kemacetan yang dipicu oleh banjir di lokasi tersebut. 

“Karena memang sebenarnya dari info yang saya peroleh meninggal ketika terjadi kemacetan, kemacetan karena terjadi banjir,” ujarnya. 

Pramono kembali menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut. 
“Kami sangat berduka,” kata Pramono.

Kronologi 

Lokasi pengemudi mobil meninggal di dekat Flyover Grogol menuju ke arah Tambora. 
Di mana saat kejadian terlihat lalu lintas memang tergenang sekira 10 sentimeter dan macet panjang.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di tengah kemacetan lalu lintas.

“Jadi tadi sekitar jam satu siang ada saksi di bengkel mobil sempat melihat korban mengendarai mobil, lalu tiba-tiba berhenti di tengah jalan,” kata Alexander saat dikonfirmasi.

Melihat mobil berhenti di tengah jalan, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas lalu lintas yang sedang bertugas di sekitar lokasi. 

Petugas lantas kemudian membantu mendorong mobil korban agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Sempat diketuk kacanya, tapi tidak ada respons. Saat pintu dibuka, korban dalam keadaan duduk dengan kepala merunduk,” ujarnya.

Petugas kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati denyut nadinya sudah tidak berdetak.

“Setelah dicek, korban sudah meninggal dunia. Kemudian diidentifikasi oleh Polres Jakarta Barat dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Alexander.

Berita terkait

  • Baca juga: Sopir Tewas Pas Macet Banjir di Jakbar, Ibunya Tahu Kabar dari TikTok, Sempat Takut Kabari Keluarga
  • Baca juga: Pramono Anung Berduka Pengemudi Tewas Usai Terjebak Macet, Keluarga: Kami Tahu dari Live di Medsos
  • Baca juga: Kisah Pilu Sopir Taksi Online di Jakbar: 10 Tahun Mengaspal, Meninggal Terjebak Macet dan Banjir

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.