Dokter, Apa Saja Persiapan yang Perlu Dilakukan Anak dan Orang Tua sebelum Khitan?
January 24, 2026 05:42 AM

Pertanyaan:

“Dokter, anak kan biasanya ada yang takut sebelum khitan. Persiapan apa saja yang perlu dilakukan?”

(Jurnalis TribunHealth.com dalam Talk Show Healthy Talk “Bedah Tuntas Metode Khitan Anak: Laser, Klem, atau Konvensional?”)

Jawaban Dokter Spesialis Bedah Anak, dr. Andi Lestiono, Sp.BA, FIAPS:

“Ya, khitan itu kan memang bisa dilakukan dengan bius lokal ataupun general atau secara umum.

Persiapannya pastinya kebersihan dari alat kelamin tersebut.

Yang kedua, edukasi terkait tindakan terhadap keluarga ataupun pasien tersebut.

Nanti bisa dilakukan di mana aja yang keluarga cocok untuk dilakukan tindakan khitan tersebut.

Bisa di rumah khitan bisa di rumah sakit itu pilihan kembali ke pasien dan keluarga.”

Simak penjelasan lengkapnya dalam tayangan berikut:

Keuntungan Sunat bagi Anak Laki-laki

Sunat adalah prosedur pembuangan kulup, yaitu kulit yang menutupi ujung penis.

Selain memiliki nilai anjuran dalam agama, sunat juga direkomendasikan dari sisi kesehatan.

Prosedur ini diyakini membawa berbagai manfaat kesehatan, seperti mencegah fimosis, menurunkan peluang infeksi, dan bahkan mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan di kemudian hari.

Merujuk pada Kompas.com, berikut sejumlah keuntungan sunat serta waktu yang tepat untuk melakukannya.

Baca juga: 5 Fakta Sensory Play Dukung Tumbuh Kembang Anak, Bagus untuk Perkembangan Kognitif

1. Mencegah Fimosis

Manfaat utama sunat adalah mencegah terjadinya fimosis, yaitu kondisi ketika kulup tidak dapat ditarik ke belakang kepala penis.

Jika tidak ditangani, fimosis berpotensi menimbulkan peradangan pada kepala penis atau balanitis.

2. Menekan Risiko Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih dapat berlanjut menjadi gangguan ginjal.

Sunat dapat membantu meminimalkan risiko ini karena penis yang telah disunat lebih mudah dibersihkan, sehingga tidak mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri.

3. Mencegah Kanker Penis

Dengan meningkatkan kebersihan area kelamin pria, sunat juga berkontribusi dalam menurunkan kemungkinan terjadinya kanker penis.

Baca juga: Bagaimana jika Anak Belum Berani Khitan padahal Sudah Cukup Umur?

4. Mengurangi Risiko Kanker Serviks pada Pasangan

Sunat juga bermanfaat bagi pasangan saat telah menikah.

Kebersihan penis pada laki-laki yang disunat umumnya lebih terjaga, sehingga menekan penularan bakteri berbahaya ke leher rahim pasangan.

Waktu yang Tepat untuk Sunat

Waktu paling ideal untuk sunat adalah pada masa bayi. Di usia ini, anak umumnya belum memiliki rasa takut yang besar, sehingga prosedur dapat dilakukan lebih mudah tanpa menimbulkan trauma.

Proses penyembuhan sunat pada bayi juga cenderung lebih cepat dibandingkan pada remaja atau dewasa.

Apalagi, saat ini telah tersedia berbagai metode sunat yang dapat dipilih.

Bagi mereka yang telah mengalami fimosis atau infeksi saluran kemih, sunat sebaiknya dilakukan secepatnya.

Namun, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna menilai kondisi anak secara menyeluruh.

(TribunHealth.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.