Suka Makan Telur tapi Takut Kolesterol? Begini Faktanya Menurut Ahli
GH News January 24, 2026 06:08 AM
Jakarta -

Telur menjadi menu sarapan yang banyak disukai, karena praktis dan bergizi. Tetapi, perdebatan soal berapa banyak telur yang akan dikonsumsi agar jantung tetap sehat masih terus bergulir.

Kini, para ahli kesehatan mengungkapkan jumlah ideal konsumsi telur sekaligus membongkar hal yang dapat membahayakan pembuluh darah.

Selama ini, kolesterol dalam kuning telur sering dituding sebagai biang kerok meningkatnya kolesterol jahat (LDL). Padahal, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan hanya berdampak kecil pada kadar kolesterol darah.

Bahaya yang sebenarnya justru berasal dari lemak jenuh.

Berapa Butir Telur yang Aman Dikonsumsi?

Ahli jantung dan ahli gizi menetapkan batas konsumsi yang ideal, tergantung pada kondisi kesehatannya. Pembagiannya sebagai berikut:

Orang sehat: Dianjurkan makan tidak lebih dari satu butir telur utuh atau dua putih telur per hari.

Orang dengan kondisi khusus, seperti jantung, diabetes, kolesterol tinggi: Disarankan tidak lebih dari empat kuning telur per minggu.

Namun, ahli gizi kardiologi preventif Julia Zumpano memberikan catatan penting. Batas 'empat kuning telur' ini hanya berlaku jika seseorang tidak mengonsumsi lemak jenuh dari sumber lain secara berlebihan, seperti daging merah, keju, atau mentega.

"Penelitian menunjukkan bahwa total lemak jenuh yang kita konsumsi lebih besar kontribusinya terhadap peningkatan LDL, dibandingkan kolesterol dari makanan," jelasnya, dikutip dari

Faktor Utamanya Bukan Telur

Dalam satu butir telur besar sebenarnya hanya mengandung sekitar 1,6 gram lemak jenuh dan kaya akan nutrisi, seperti lutein, zeaxanthin, serta kolin. Masalahnya sering kali bukan pada telurnya, melainkan pendampingnya.

Menu sarapan seperti sandwich telur ditambah sosis, keju, dan mentega bisa mengandung 14 hingga 20 gram lemak jenuh. Angka ini hampir memenuhi batas harian maksimal (20 gram untuk diet 2.000 kalori) hanya dalam satu kali makan.

Tips Masak Telur Paling Sehat

Cara mengolah telur juga menentukan kesehatan jantung. Memasak telur dengan mentega justru akan menambah beban lemak jenuh sebesar 2,5 hingga 3,3 gram.

Metode memasak yang paling sehat menurut ahli adalah:

  • Direbus (boiled atau poached).
  • Orak-arik menggunakan wajan anti lengket dengan sedikit semprotan minyak, bukan mentega.
  • Tambahan sayuran seperti bayam untuk memperkaya gizi.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.