BANGKAPOS.COM - Kepastian penyebab selebritis internet, Lula Lahfah meninggal belum bisa dipastikan.
Penyebab pasti Lula Lahfah meninggal tak bisa diketahui karena keluarga menolah jenazah di-autopsi.
Sejauh ini, polisi menyatakan, berdasarkan surat kematian, penyebab Lula Lahfah meninggal dipastikan adalah henti nafas atau henti jantung.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan perkembangan terbaru terkait penyelidikan meninggalnya selebgram Lula Lahfah.
Iskandarsyah memastikan, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhumah.
“Tidak ada tanda kekerasan,” kata AKBP Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga: Profil Lula Lahfah Pacar Reza Arap : Penyebab Meninggal, Riwayat Sakit & Temuan Obat oleh Polisi
Keluarga Tolak Autopsi
Lebih lanjut, Iskandarsyah menjelaskan bahwa pihak keluarga mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah dari kekasih musisi sekaligus youtuber Reza Oktovian atau Reza Arap itu.
“Dari keluarga ada permohonan untuk tidak di autopsi,” ujarnya.
Pihak keluarga secara resmi mengirimkan permintaan resmi pada Pihak Kepolisian.
Karena keluarga menolak upaya identifikasi penyebab kematian, kepolisian belum mengetahui secara pasti penyebab kekasih Reza Oktovian atau Reza Arap ini ditemukan tergeletak tak bernyawa di dalam tempat tidur.
Lula Lahfah ditemukan meninggal di dalam kamar apartemen kawasan Jakarta Selatan, Jumat malam (23/1/2026).
Almarhum ditemukan tergeletak di dalam kamar pribadinya yang terkunci dari dalam.
Saat ditemukan, bibirnya terbuka dan sudah berwarna kebiruan, dengan nafas yang telah terhenti.
Koordinasi dengan Rumah Sakit
Perihal isi surat kematian yang menyebutkan korban meninggal akibat henti nafas dan henti jantung, informasi tersebut akan disampaikan oleh rumah sakit (RS) yang mengeluarkan surat tersebut.
“Paling nanti di info dirujuk ke RS yang menyatakan surat kematian,” ungkap Iskandarsyah.
Pihak kepolisian masih terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menentukan langkah selanjutnya dalam proses penyelidikan.
“Kami masih koordinasi dengan pihak rumah sakit,” kata Iskandarsyah.
Henti jantung atau cardiac arrest adalah kondisi darurat medis ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak secara efektif, sehingga tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh.
Akibatnya, suplai oksigen ke otak dan organ vital terhenti dalam waktu singkat.
Kondisi ini berbeda dengan serangan jantung (heart attack).
Serangan jantung terjadi akibat penyumbatan aliran darah ke otot jantung, sedangkan henti jantung lebih sering disebabkan oleh gangguan irama jantung (aritmia) yang membuat jantung berhenti bekerja secara mendadak.
Ditemukan Obat dan Surat Rawat Jalan dari Rumah Sakit
Dilansir Tribunnews.com sebelumnya, Polisi telah mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan juga sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
Kepolisian mengatakan surat tersebut memang merupakan dokumen kesehatan yang bersangkutan.
Namun polisi tidak bisa membeberkan informasi yang tertera di dalamnya karena merujuk Pasal 57 Ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, di mana setiap orang berhak atas rahasia kondisi kesehatan pribadinya yang telah dikemukakan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan.
Informasi yang tersiar di media sosial bahwa Lula Lahfa ditemukan meninggal dalam keadaan overdosis.
Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan perihal informasi tersebut. (Tribunnews/ Gridhealth)