Raymond/Joaquin Gagal Juara Indonesia Masters 2026, Akui Sulit Adaptasi Angin di Lapangan
January 25, 2026 11:36 PM

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, gagal meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 setelah takluk dari wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, di partai final yang digelar Minggu (25/1/2026) di Istora Senayan.

Raymond/Joaquin kalah dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-13.

Usai pertandingan, Joaquin mengungkapkan bahwa adaptasi terhadap kondisi lapangan, khususnya arah angin di lapangan 1 Istora, menjadi salah satu kendala utama.

Sejak awal turnamen hingga semifinal, mereka selalu bermain di lapangan 2, sehingga perubahan atmosfer di final terasa cukup signifikan.

“Kami belum pernah main di lapangan 1, jadi masih butuh adaptasi anginnya. Kadang-kadang pukulan jadi ragu karena arah angin berubah,” jelas Joaquin.

Meski demikian, Joaquin menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan penuh, karena lawan juga menghadapi situasi yang sama. Ia menilai gim pertama berlangsung imbang, namun kesalahan di poin-poin krusial membuat momentum berbalik.

“Di golden point saya melakukan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi,” tambahnya.

Memasuki gim kedua, pasangan Malaysia tampil lebih dominan dan membuat Raymond/Joaquin kesulitan keluar dari tekanan.

Raymond pun mengakui perbedaan kondisi lapangan di final terasa cukup signifikan dibanding laga sebelumnya.

Meski gagal menjadi juara di final Super 500 pertamanya, Raymond/Joaquin menilai kekalahan ini sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas permainan.

“Kami harus improve lagi biar pukulan tidak mudah ditebak lawan,” ujar Raymond.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.