POS-KUPANG.COM- Bali United kembali gagal meraih poin penuh di laga kandang setelah bermain imbang 3-3 pekan ke 18 Super League 2025/26 melawan Semen Padang.
Pertemuan kedua tim tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026) sore.
Terhadap kegagalan meraih kemenangan di laga kandang, Pelatih Bali United Johnny Jansen membocorkan alasannya.
Ia menyebut beberapa faktor menyelimuti Serdadu Tridatu- julukan buat Bali United yang gagal memanfaatkan momentum ini.
Menurutnya, alasan pertama karena absennya dua legiun asing langganan mereka di starting XI sepanjang 17 laga sebelumnya yaitu Boris Kopitovic dan Tim Receveur.
Striker dan gelandang tersebut harus absen lantaran menjalani suspend akumulasi kartu kuning yang diperolehnya.
Baca juga: Jens Raven Sumbang Satu Gol Buat Bali United Coach Johnny Jansen Belum Puas Hasil Imbang
Alasan kedua, belum bisa bermainnya Diego Campos sebagai amunisi baru di bursa transfer musim dingin dikarenakan urusan administrasi yang belum rampung untuk dapat berkompetisi di Indonesia.
Ketiga karena adanya perubahan strategi yang belum efektif diterapkan saat menjamu Semen Padang FC kali ini.
Pelatih asal Belanda ini memasang Jordy Bruijn sebagai striker yang biasanya bermain sebagai winger atau gelandang.
"Mereka memiliki bek yang tinggi sehingga menyulitkan Jordy yang bermain sebagai striker. Ketika dia dijaga, maka kami harus membuka ruang di posisi lain untuk membuka peluang," ungkap Coach Johnny seperti dilansir dari laman Baliutd.
Coach Johnny menyadari bila 30 menit pertama tim asuhannya bermain tidak sesuai skema sehingga dua gol cepat terjadi ke gawang mereka.
Hal itu menjadi faktor bahwa strategi mereka kalah di babak pertama dan momentum bangkit pun terjadi di babak kedua.
Baca juga: Bali United Gagal Mengalahkan Tim Degradasi Semen Padang di Laga Kandang
Meski sempat membalikkan keadaan dan unggul 3-2, hasil akhir harus puas berbagi poin setelah gol penyeimbang terjadi oleh Semen Padang di akhir babak kedua.
"Tapi yang ingin saya tekankan adalah bagaimana kami bermain sepak bola dengan baik".
"Kami menguasai aliran bola, bangkit dari ketertinggalan, dan berjuang untuk menyamakan kedudukan".
"Itu yang disebut dengan mentalitas dalam pertandingan," pungkas pelatih berpaspor Belanda ini.
Serdadu Tridatu saat ini mengoleksi 28 poin dari 18 pertandingan yang sudah dijalankan dan berada di posisi ke 8 klasemen sementara.(*)