Waspada Bencana Hidrometeorologi, Jawa Barat Berpotensi Diguyur Hujan Dalam Sepekan ke Depan
January 26, 2026 05:45 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di Jawa Barat dalam satu pekan ke depan mulai 26 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Senin (26/1/2026), kondisi cuaca di pusat Kota Bandung sejak pagi hari masih terpantau cerah, bahkan hingga pukul 15.30 WIB, matahari masih bersinar terang dan belum ada tanda akan turun hujan.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan dalam satu minggu ke depan, dinamika atmosfer diprakirakan masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.

"Pada skala global, indeks ENSO di wilayah NINO 3.4 terpantau berada pada fase negatif yang mengindikasikan kondisi La Niña lemah, sehingga berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan," ujarnya saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Pada skala regional, kata dia, aktivitas gelombang Low Frequency diprakirakan aktif di wilayah Pulau Jawa dan berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif.

Baca juga: Breaking News: KSAL Konfirmasi 23 Prajurit Marinir Turut Jadi Korban Longsor Cisarua, 4 Meninggal

Kondisi ini didukung oleh suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia, yang berperan sebagai sumber suplai uap air ke wilayah Jawa Barat.

"Selain itu, terpantau adanya belokan angin dan daerah konvergensi di wilayah Jawa Barat yang berpotensi memicu dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan," kata Teguh.

Dia mengatakan, dukungan dinamika tersebut diperkuat oleh kondisi labilitas atmosfer yang berada pada kategori labil ringan hingga kuat, sehingga semakin meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif pada skala lokal.

Menurutnya, berdasarkan prakiraan perkembangan dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal, serta luaran model serta analisis data pengamatan, prospek cuaca mingguan untuk wilayah Provinsi Jawa Barat berpotensi hujan.

"Potensi hujan sedang hingga lebat, sangat lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal dan durasi singkat," ucapnya.

Khusus untuk 26 Januari 2026, potensi hujan akan terjadi Kota/Kabupaten Bogor, Bekasi, Karawang, Subang, Purwakarta, Cianjur, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.

Baca juga: Skuad Persib Makin Komplit, Kini Miliki Pemain Termahal dan Asing Paling Bernilai Tinggi di Liga

Atas hal tersebut, BMKG merekomendasikan, semua masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

"Tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana," kata Teguh.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara, dengan memantau informasi cuaca terkini yang dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.