Buntut Ribuan Ikan Mendadak Mati, DLH Kabupaten Bogor Uji Sampel Air di Situ Citongtut Gunungputri
January 26, 2026 07:03 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan tindak lanjut atas adanya fenomena ribuan ikan mati di Situ Citongtut.

Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor sudah turun langsung melakukan pengecekan lokasi yang berada di wilayah Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri.

Dalam tinjauannya itu, DLH Kabupaten Bogor akan melakukan pengujian terhadap air Situ Citongtut yang diduga tercemar.

"DLH hari ini sudah ambil sampel air setu," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, Senin (26/1/2026).

Sementara itu, Plt. Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menjelaskan, pengambilan sampel air bertujuan untuk mengungkap penyebab ikan-ikan tersebut mati.

Di samping itu, kata dia, tim juga melakukan pengamatan terhadap area sekitar situ tersebut dalam melakukan investigasi.

Menurutnya, hasil uji laboratorium sampel ini akan memakan waktu cukup lama untuk bisa mengetahui kandungan yang ada pada air tersebut.

"Kita liat nanti uji pencemaran air bisa seminggu, dua minggu karna banyak unsur yang dicek, itu yang kemudian jadi lama mendapatkan hasilnya," katanya.

Baca juga: Fenomena Ribuan Ikan Mendadak Mati di Situ Citongtut Bogor, Penyebabnya Jadi Teka-teki

Fenomena itupun membuat geger warga sekitar hingga viral di media sosial dan menjadi perbincangan karena diduga adanya pencemaran lingkungan.

Dalam video yang beredar memperlihatkan berbagai jenis ikan mati massal mengambang di permukaan air.

Bahkan ikan sapu-sapu yang terkenal memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat pun menyerah dalam konsidi ini.

Penyebab fenomena mengertikan itupun hingga kini belum diketahui secara pasti dan masih menjadi teka-teki.

Dalam video lainnya, nampak sejumlah relawan sedang membersihkan bangkai ribuan ikan tersebut karena baunya tak sedap mengganggu warga sekitar.

Merespons hal itu, Pemertintah Kabupaten Bogor akan menindaklanjuti kejadian yang tak biasa tersebut.

"Akan kita tindaklanjuti," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Ia pun menginstruksikan kepada dinas terkait untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung.

"Sudah saya perintahkan untuk cek dan recheck," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.