PROFIL Brigjen Pol I Made Astawa, Asli Kerambitan Jabat Wakapolda Bali, Usai di Densus 88 AT Polri!
January 26, 2026 07:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sosok Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Bali, setelah resmi ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali. 

Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, memberikan momentum jenderal bintang satu yang dikenal sebagai ahli dalam bidang intelijen, dan kontra-terorisme ini untuk mengabdikan diri di tanah kelahirannya.

Sebagai putra asli daerah dari Kerambitan, Tabanan, kembalinya Made Astawa ke tanah kelahiran membawa harapan besar bagi pengamanan Pulau Dewata, terutama dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional dan keamanan pariwisata.

Made Astawa adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1992. Sebagian besar masa tugasnya dihabiskan di Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri.

Baca juga: VIRAL Video Guru SMPN 6 Denpasar Tunjukan Alat Kelamin ke Siswa, KPAD Minta Ortu Segera Lapor! 

Baca juga: OKNUM Komcad TNI AD Penjual Senpi Ilegal & Amunisinya di Denpasar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara!

Keahliannya dalam operasi senyap dan pemetaan jaringan terorisme, membuatnya dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat nasional sebelum akhirnya ditarik kembali ke Bali.

Brigjen Pol Made Astawa dinilai memahami karakteristik keamanan Bali, dan memiliki kompetensi global di bidang kontra-terorisme yang relevan untuk posisi Wakapolda Bali. Jenderal kelahiran 3 Agustus 1970 ini memiliki keahlian utama di bidang Intelijen, Reserse, dan Kontra-Terorisme.

Dalam perjalanan kariernya, Brigjen Made Astawa pernah menjabat sebagai Kapolres Badung pada periode 2009 - 2010 dengan menjabat mulai Februari 2009. Di sini ia mulai mengasah kepemimpinan kewilayahan di jantung pariwisata Bali.

Kemudian, Made Astawa menghabiskan waktu panjang di berbagai posisi operasional dan intelijen dalam penanganan terorisme nasional sebafai Perwira Menengah Densus 88 AT Polri.

Ia juga sempat bertugas di Markas Besar Polri, untuk urusan strategis kehumasan sebagai Penata Kehumasan Polri Utama Tk II Divhumas Polri pada tahun 2023, sebelum akhirnya menjabat sebagai orang nomor dua di satuan elite anti-teror, terlibat dalam berbagai strategi deradikalisasi dan penindakan tingkat tinggi.

Brigjen Made Astawa menjabat Wakil Kepala Densus 88 AT Polri, pada periode Desember 2023 hingga Januari 2026 dan kini ia ditunjuk menjabat Wakapolda Bali per Januari 2026 menggantikan Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana.

Sebagai Wakapolda, Made Astawa akan mendampingi Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam mengawal kebijakan Polri di wilayah hukum Pulau Seribu Pura. Fokus utamanya diprediksi akan menyasar pada deteksi dini, keamanan pariwisata hingga sinergitas budaya dengan statusnya sebagai putra daerah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.