Bupati Ciamis Minta Desa Panawangan Perkuat Gotong Royong
January 26, 2026 07:04 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, meminta seluruh aparatur pemerintahan desa di Kecamatan Panawangan memperkuat gotong royong dan soliditas internal di tengah keterbatasan anggaran serta potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Kabupaten Ciamis.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026 yang digelar di Aula Desa Panawangan, Senin (26/1/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 desa se-Kecamatan Panawangan dengan peserta terdiri dari kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretaris desa, bendahara desa, serta perangkat desa lainnya. 

Unsur kecamatan dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Herdiat menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini masih menghadapi tantangan berat, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Baca juga: Jadwal dan Tahapan Penyaluran Bansos BPNT Bulan Ini Untuk Warga Ciamis

Ia menjelaskan bahwa pada periode 2025–2026, Kabupaten Ciamis tidak lagi menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang pada tahun-tahun sebelumnya nilainya mencapai Rp200 hingga Rp300 miliar per tahun.

“Ini bukan karena provinsi tidak memperhatikan Ciamis, tapi karena kondisi keuangan provinsi juga sedang defisit. Situasinya hampir sama dengan yang kita alami di kabupaten,” ujar Herdiat.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada penyelenggaraan pemerintahan hingga pembangunan desa. 

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa kekompakan dan kebersamaan menjadi kunci utama agar roda pemerintahan tetap berjalan.

“Membangun desa tidak bisa sendiri-sendiri, apalagi sekarang anggaran terbatas. Semua harus saling mendukung dan bergotong royong,” katanya.

Selain soal anggaran, Bupati juga mengingatkan aparatur desa agar menjaga stabilitas internal di tengah dinamika sosial yang berkembang, termasuk derasnya arus informasi di media sosial.

Ia menilai, berbagai persoalan pemerintahan kini mudah menjadi perhatian publik dan viral, sehingga dibutuhkan kedewasaan dalam menyikapinya.

“Kadang apa yang terjadi bisa membuat kita tidak nyaman. Tapi jangan dibalas dengan emosi. Jawab semuanya dengan kerja dan kekompakan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan desa. 

Ia meminta seluruh aparatur desa tertib administrasi, transparan, serta patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

“Hati-hati mengelola anggaran desa. Walaupun tidak ada niat memperkaya diri, kalau melanggar aturan tetap berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati Ciamis mengimbau seluruh pemerintah desa di Kecamatan Panawangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Januari.

Ia mengajak seluruh elemen desa menjaga lingkungan, saluran air, dan kebersihan sebagai langkah antisipasi bencana.

“Rawat lingkungan kita bersama. Ini bagian dari ikhtiar menghadapi cuaca ekstrem,” pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.