TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi menghadiri kuliah umum bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) yang diikuti mahasiswa dan civitas akademika Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Denny Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada UIKA Bogor atas terselenggaranya kuliah umum bertema “Menjadi Generasi Muda Beradab, Kompeten, dan Berdampak”.
Menurutnya, tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan zaman sekaligus sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan UIKA Bogor.
“Dalam perspektif Islam, kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kualitas akhlak dan adab manusianya," tutur Denny Mulyadi di Masjid UIKA Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (26/1/2026).
Ia pun mengutip sabda Rasulullah SAW.
"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia’. Ini menunjukkan bahwa ilmu, kompetensi, dan teknologi harus berjalan seiring dengan akhlak,” kata Denny Mulyadi.
Di era digital saat ini, lanjutnya, adab menjadi benteng agar ilmu dan kebebasan berekspresi tidak melahirkan kesombongan, ujaran kebencian, maupun perpecahan.
Menurutnya, generasi yang beradab adalah generasi yang memahami adab sebelum berilmu, adab kepada Allah SWT, adab kepada orang tua dan guru, adab dalam bertutur kata, serta adab dalam menyikapi perbedaan.
“Generasi muda yang kompeten adalah yang bersungguh-sungguh menuntut ilmu, mengasah kompetensi diri, dan tidak berhenti belajar. Islam sangat memuliakan orang-orang berilmu. Allah SWT dalam firman-Nya menyebutkan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat,” ujar Denny Mulyadi.
Teruntuk mahasiswa, Denny Mulyadi mengingatkan pentingnya memiliki etos belajar, disiplin, kerja keras, dan semangat untuk menjadi yang terbaik di bidangnya, yang dilengkapi dengan akhlak yang baik.
Budaya berakhlak menjadi hal yang paling mendasar, karena dari akhlak akan lahir kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan integritas sebagai nilai-nilai yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, dan bernegara, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Di akhir sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan bahwa UIKA memiliki peran strategis dalam mencetak generasi intelektual muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menaruh harapan besar agar mahasiswa UIKA menjadi agen perubahan, pelopor kebaikan, serta aktor strategis dalam membangun masyarakat yang berkeadaban dan berkeadilan.
“Jadilah generasi muda yang ilmunya bermanfaat, lisannya terjaga, sikapnya santun, dan amalnya membawa maslahat bagi semua,” pungkasnya.