Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian: Lebih Baik Dicopot, Jadi Petani
kumparanNEWS January 27, 2026 03:57 AM
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakan terhadap usulan Polri berada di bawah kementerian tertentu. Saat ini, institusi Polri berada langsung di bawah presiden.
"Kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan polri di bawah kementerian khusus. Karena bagi kami posisi institusi polri saat ini adalah posisi yang sangat ideal," kata Sigit dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
Sigit mengatakan, Polri bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang Harkamtibmas. Pergerakan Polri tentu akan lebih lincah bila berada di bawah presiden.
"Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah bapak presiden, sehingga pada saat presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian-kementerian yang kemudian ini menimbulkan potensi matahari kembar," ujar dia.
Perbesar
Suasana rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda se-Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Sigit mengungkapkan ada sejumlah pihak yang menghubunginya terkait usulan Polri di bawah kementerian. Tapi, Sigit tetap menolak.
"Bahkan ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA, mau ndak Pak Kapolri jadi menteri kepolisian. Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan bapak ibuk sekalian, dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," ujar dia.
Penegasan ini disambut oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.
"Menyala ini, Pak Kapolri," ujar Habiburokhman.
Perbesar
Suasana rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda se-Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Sigit melanjutkan pandangannya. Dia menegaskan, Polri berada di bawah kementerian justru akan melemahkan negara.
"Saya anggap meletakkan polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi polri, melemahkan negara dan melemahkan presiden," tegas dia.
"Oleh karena itu, apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih kapolri saja yang dicopot," ujar dia.