Kapal Induk Nuklir AS Tiba di Timur Tengah, Iran Siagakan Pasukan untuk Jaga-jaga jika Diserang
January 27, 2026 12:42 PM

Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln telah tiba di Timur Tengah.

Informasi tersebut disampaikan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Senin (26/1/2026).

CENTCOM menyebut, pengerahan kapal induk bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional.

"Kelompok penyerang tersebut "saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional," kata CENTCOM di X, dikutip dari Al Arabiya pada Selasa (27/1/2026).

Namun, langkah ini menjadi sorotan karena terjadi saat ketegangan AS-Iran memuncak.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan turun tangan jika Iran membunuh pendemo.

Ia bahkan memberi sinyal akan segera menyerang negara tersebut.

Namun, rencana Trump batal setelah ia mendapat laporan batalnya hukuman gantung untuk pendemo.

Padahal, Iran mengklaim sama sekali tak pernah merencanakan hukuman tersebut.

Meski batal menyerang, Trump tetap mengerahkan armada tempurnya ke kawasan Teluk.

Ia mengklaim kapal induknya hanya berjaga-jaga dan berharap tidak sampai digunakan.

Menanggapi hal ini, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei buka suara.

Ia menyebut, Iran sangat mumpuni dalam menanggapi setiap agresi dari AS.

Baghaei menegaskan kedatangan satu atau beberapa kapal AS tak akan membuat nyali Iran ciut.

Menurutnya, angkatan bersenjata Iran selalu memantau setiap perkembangan dan siaga jika diserang.

"Kedatangan kapal perang semacam itu tidak akan memengaruhi tekad dan keseriusan Iran untuk membela bangsa Iran," kata Baghaei, dikutip dari Tasnim pada Selasa (27/1/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.