Belgia melarang penggunaan wilayah udaranya untuk dipakai Israel.
Tel Aviv tak diperbolehkan memakai wilayah udara Belgia untuk transit pesawat pengangkut alat militer Zionis.
Pemerintah Belgia mengonfirmasi penerapan pembatasan federal tersebut.
Kebijakan ini berlaku pada Kamis (29/1/2026).
Dalam keputusannya, Belgia melarang penerbangan yang membawa muatan militer.
Termasuk pengiriman yang tak melakukan pembongkaran kargo.
Kebijakan itu menutup celah hukum yang memungkinkan pengiriman non-stop transit.
Inisiatif tersebut digagas oleh Menteri Maxime Prevot.
Operator penerbangan wajib menyerahkan informasi rinci pada otoritas Belgia.
Hal itu untuk memperketat pengawasan.
Penegakan aturan dilakukan oleh otoritas bea cukai bekerja sama dengan Layanan Publik Federal dan otoritas transportasi.
Seiring dengan itu, militan Hamas memuji keputusan Belgia.
Hamas menilai, langkah itu merupakan bentuk tanggung jawab moral dan hukum untuk menghentikan agresi di Gaza.
Militan Palestina tersebut menyambut dekrit kerajaan Belgia.
Khususnya terkait penerbangan pesawat yang membawa senjata militer ke Israel.
Menurut Hamas, keputusan itu mencerminkan komitmen Belgia terhadap hukum internasional.
Hamas lantas menyerukan pada dunia untuk memberlakukan larangan yang sama pada Israel.
Program: Tribunnews Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video : Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Ramadhan Aji Prakoso