SRIPOKU.COM – Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah dimaknai sebagai momentum refleksi spiritual bagi insan PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III (RU III) Plaju untuk memperkuat nilai keimanan, ketenangan batin, serta kebersamaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai spiritual tidak berhenti pada pemaknaan, tetapi juga perlu diterapkan secara nyata dalam sikap, perilaku, dan keseharian bekerja.
Refleksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj yang digelar pada Kamis malam (22/01).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen, para section head, pekerja RU III, serta keluarga, sebagai bentuk kebersamaan dalam memaknai nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
Ketua Umum Badan Dakwah Islam (BDI) RU III, Edwin Nugroho, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang peristiwa bersejarah dalam perjalanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momen untuk mempersiapkan diri secara spiritual, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
“Isra Mi’raj mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga kualitas iman dan taqwa dalam kehidupan sehari-hari. Momentum ini dapat menjadi sarana refleksi agar nilai-nilai keimanan yang dijalani semakin konsisten dan berdampak positif, baik secara pribadi maupun dalam kebersamaan,” ujar Edwin.
Ia menambahkan, refleksi yang dihasilkan dari peringatan Isra Mi’raj menjadi semakin bermakna ketika nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam keseharian, termasuk dalam menjalankan peran dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
Isra Mi’raj sebagai Ruang Refleksi Kehidupan
Melalui tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Rizqi Aidil Fithri, Isra Mi’raj dipahami sebagai pengingat akan perjalanan spiritual manusia dalam menjaga arah hidup di tengah berbagai dinamika.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mendorong setiap individu untuk menjaga konsistensi ibadah, membangun hubungan yang baik dengan sesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nilai-nilai tersebut tidak hanya dimaknai secara personal, tetapi juga diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja, seperti menjaga kedisiplinan, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama.
Dengan demikian, refleksi spiritual yang dilakukan diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam aktivitas dan interaksi keseharian.
Senior Manager Operation and Manufacturing PT KPI RU III, Asrinur, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mi’raj memiliki peran penting dalam mempererat kebersamaan di lingkungan RU III.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui ruang-ruang refleksi spiritual turut berkontribusi dalam menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan saling mendukung.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, turut dipanjatkan doa agar operasional Kilang Pertamina Plaju senantiasa berjalan dengan lancar, aman, dan membawa kebaikan bagi seluruh pihak.
Acara peringatan Isra Mi’raj di RU III Plaju ini diakhiri dengan doa bersama dan refleksi dari para peserta mengenai makna perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui momentum ini, diharapkan nilai-nilai yang direnungkan bersama dapat tercermin dalam sikap dan perilaku, sehingga setiap aktivitas dijalani dengan lebih penuh kesadaran, saling menghargai, dan menjaga kebersamaan.(REL)