23 Tahun Kabupaten Bangka Selatan, 23 Buku Penulis Lokal Diluncurkan
January 27, 2026 07:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung terlihat kompak memegang buku di tangannya masing-masing, Selasa (27/1/2026) siang.

Buku dengan berbagai macam warna dan judul tersebut sesekali tampak dibaca oleh mereka. Walaupun sebagian besar buku masih terbungkus rapi dalam plastik sampul bening. Buku-buku itu ketahui merupakan hasil karya tulisan penulis lokal yang dipersembahkan untuk pemerintah daerah setempat.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan terdapat 23 judul buku karya penulis lokal yang diluncurkan pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Bangka Selatan.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan literasi serta mendorong tumbuhnya ekosistem kepenulisan di dalam daerah. 

Peluncuran buku karya penulis lokal ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi nyata terhadap para penulis lokal telah berkontribusi melalui karya-karya literasi.

“Peluncuran 23 judul buku ini merupakan wujud penghargaan kepada para penulis lokal yang telah menuangkan gagasan, pemikiran, serta kearifan lokal Bangka Selatan ke dalam karya tulis” kata dia kepada Bangkapos.com.

Menurutnya, buku memiliki peran penting dalam merekam perjalanan daerah, nilai budaya, serta potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Bangka Selatan.

Melalui karya tulis, generasi muda dapat mengenal sejarah dan identitas daerahnya secara lebih mendalam. Pemerintah daerah terus mendukung gerakan literasi, baik melalui kebijakan maupun program yang mendorong minat baca dan menulis di masyarakat.

Pasalnya, daerah yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Literasi adalah pondasi penting untuk mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.

Lewat buku yang diterbitkan menjadi tonggak penting dalam penguatan literasi daerah sekaligus mempertegas peran Kabupaten Bangka Selatan sebagai kabupaten yang tidak hanya kaya potensi alam, tetapi juga kaya akan karya dan pemikiran.

“Karena karya tulis lokal merupakan langkah strategis dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan,” ujar Bupati.

Di samping itu lanjut dia, peluncuran buku ini dapat memotivasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif membaca dan menulis.

Pemerintah daerah, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas literasi, penulis, dan pegiat pendidikan dalam mengembangkan budaya baca tulis. Kontribusi penulis lokal dinilai turut memperkaya khazanah literasi lokal.

Termasuk mendokumentasikan dinamika pembangunan daerah dari perspektif masyarakat setempat. Buku merupakan jendela pengetahuan dan sarana penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Khususnya dalam memperkuat identitas dan sejarah terbentuknya Kabupaten Bangka Selatan.

Apalagi sejumlah judul buku yang diluncurkan mengangkat berbagai tema, mulai dari sejarah dan budaya lokal, pendidikan hingga sosial kemasyarakatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada penulis-penulis lokal di Kabupaten Bangka Selatan. Karena mereka turut meningkatkan literasi di daerah,” ucapnya.

Selain peluncuran buku, rangkaian peringatan HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan juga diisi dengan berbagai kegiatan lain yang melibatkan masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, budaya, hingga edukasi.

Momentum hari jadi daerah ini dimanfaatkan sebagai ajang refleksi atas perjalanan Kabupaten Bangka Selatan sejak terbentuk hingga saat ini. Sekaligus mengingat kembali perjuangan para pendahulu dalam membangun daerah. 

“Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga. Dengan kolaborasi dan partisipasi seluruh masyarakat, saya yakin Bangka Selatan akan terus berkembang ke arah yang lebih baik,” pungkas Riza Herdavid.

Terpisah Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Bangka Selatan, Rusmin Sopian bilang bahwa 23 buku yang diluncurkan merupakan hasil karya penulis lokal dan dipersembahkan sebagai kado istimewa HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan.

Buku tersebut adalah wujud nyata bahwa Bangka Selatan kaya akan gagasan, ide dan pemikiran. 

Dirinya juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang memberikan ruang dan perhatian terhadap karya-karya literasi lokal.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan penulis menjadi kunci dalam membangun budaya baca di tengah masyarakat.

“Buku-buku ini lahir dari penulis lokal dan menjadi hadiah intelektual untuk Kabupaten Bangka Selatan,” kata Rusmin.

Senada disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Selatan, Dedy Irawan. Peluncuran buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian program literasi yang digagas PWI Bangka Selatan dalam peringatan HUT daerah dan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Selain itu, kami juga menggelar pameran buku, talkshow literasi, lomba baca puisi tingkat pelajar, bedah buku, hingga pelatihan jurnalistik.

Seluruh rangkaian kegiatan literasi tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan budaya menulis di masyarakat, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda.

Ia berharap, momentum HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan dapat menjadi titik tolak penguatan literasi daerah yang melibatkan berbagai pihak secara berkelanjutan. Lewat ajang ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang refleksi atas perjalanan pembangunan daerah.

“Sekaligus penguatan komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Bangka Selatan ke arah yang lebih maju dan berdaya saing,” sebut Dedy Irawan.

Berikut Judul Buku yang menjadi Kado HUT ke-23 Kabupaten Bangka Selatan 

  • Analisis Struktur dan Kebahasaan Teks Nonsastra
  • Antologi Cerita Pendek Berani Bermimpi
  • Kumpulan Cerita Pendek Bidadari Kehidupan
  • Ikan Hemilang Sakti
  • Berkolaborasi Untuk Transformasi Kesehatan
  • Pertempuran Toboali
  • Sang Usang
  • Sosial Kultural Masyarakat dalam Pembentukan Budaya Organisasi Pemerintah
  • Kumpulan Artikel Fenomena Perilaku Organisasi Pemerintah Jilid 2
  • Antologi Puisi: Tinta Suara Hati (bersama)
  • Baca Buku Ini Jika Ingin Juara Baca Puisi
  • Khayalan Dalam Untaian Kata
  • Lawang Uma
  • Mencetak Generasi Gemilang di Era Digital
  • Menjadi Pendidik Profesional (Sesuai dengan Kebutuhan Peserta Didik Masa Kini)
  • Pendidikan Karakter Peserta Didik (Strategi dan Implementasinya untuk Menghadapi Krisis)
  • Isu Pendidikan Terkini dan Solusinya
  • Pembulak
  • Nyerupe
  • Goresan Tinta GTK SMAN 1 Pulau Besar
  • Binar Senja di Rumah Duka.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.