Viral Pedagang Es Gabus Asal Bogor Dituduh Pakai Bahan Spons, Mengaku Ditonjok dan Ditendang
January 27, 2026 05:35 PM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOJONGGEDE - Seorang pedagang es gabus bernama Suderajat (79) dianiaya oleh sejumlah oknum usai dagangannya dituduh beracun, memakai bahan spons.

Aksi penganiayaan tersebut terjadi saat Suderajat sedang berjualan di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/1/2026) lalu.

Saat ditemui di kediamannya, wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Selasa (27/1/2026), pria yang akrab disapa Ajat itu masih merintih kesakitan.

Baca juga: Ingat Ayahnya Dagang Asongan, Bebizie Beri Rp 10 Juta ke Pedagang Es Teh yang Diolok-olok Miftah

Bagaimana tidak, Ajat mengaku digampar, dipukul, dan ditendang menggunakan sepatu boots oleh beberapa pelaku.

Tak hanya itu, dagangan Ajat juga dibejek-bejek hingga hancur dan dilempar ke arah mukanya.

“Muka saya dilempar pake es kue, saya luka nih goresan berdarah,” kata Ajat saat ditemui di kediamannya 

“Saya ditendang juga pakai sepatu boots sampai mental, disuruh bangun lagi, bangun lagi,” sambungnya.

Menurut keterangan Anjat, ada lima orang yang menginterogasi dan menyudutkan dirinya. Mereka berasal dari pihak kelurahan, kecamatan, dan TNI-Polri.

Sebelum kejadian, Anjat sudah menjelaskan bahwa dagangannya tidak beracun dan asli buatan pabrik rumahan di Depok, Jawa Barat.

Namun, warga dan aparat di lokasi tidak percaya hingga akhirnya penganiayaan tersebut terjadi.

“Mereka enggak minta maaf, saya dicuekin. sempat dibawa mobil polisi, buat jelasin es kue ini asli atau palsu,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya memastikan produk es gabus tersebut layak dikonsumsi dan tidak mengandung zat berbahaya. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.