Tak Hanya Difitnah, Penjual Es Kue Asal Bogor Ngaku Dianiaya oleh Oknum Aparat
January 27, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Penjual es kue bernama Suderajat mendapat perlakuan tak mengenakan dari oknum aparat di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/1/2025).

Warga Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor itu difitnah menjual es kue berbahan spons oleh pria berpakaian Polisi dan berseragam TNI.

Suderajat dipermalukan di depan kamera hingga diminta untuk memakan dagangannya yang dianggap berbahaya untuk dikonsumsi dan barang jualannya diremas-remas.

Meski begitu, kebenaran tetap menemukan jalannya karna berdasarkan hasil pengecekan es kue yang dijual oleh Suderajat layak untuk konsumsi tidak seperti yang dituduhkan.

Namun rupanya hal tak mengenakan yang dialaminya tak hanya sebatas fitnah, akan tetapi juga kekerasan fisik.

Pria yang berusia sekitar 50 tahun itu mengaku dianiaya oleh sejumlah orang atas tuduhan tak mendasar tersebut.

Suderajat mengungkapkan, kejadian itu bermula saat ada seorang bocah yang membeli dagangannya.

"Bapaknya polisi, saya belum tahu. Dibejek-bejek, es kuenya saya. Terus es kue saya dilempar ke muka saya. Saya ditendang, dikepret, ditonjok," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Selasa (27/1/2026).

Ayah dari lima orang anak tersebut mengaku wajahnya dipukul, kakinya ditendang menggunakan sepatu lars.

Bahkan, Suderajat juga mengaku disabet tubuhnya menggunakan selang daj diancam akan digantung oleh oknum tersebut.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, Suderajat terluka pada sejumlah bagian tubuhnya seperti di area wajah, bahu, dan kaki kanannya.

Menurutnya, dalam peristiwa tersebut terdapat sejumlah orang yang berada di lokasi mulai dari pengurus lingkungan, pejabat kelurahan, dan oknum aparat.

"Lima kali (dipukul) cetot-cetot (suara pukulan), ini sakit (menunjukan sejumlah luka). Katanya ini es bedak," ungkapnya.

Meski begitu, Suderajat hanya bisa pasrah dan berharap kejadian ini mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

"Biar Allah Maha Kuasa yang balas," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.