Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manna Bengkulu Selatan dirusak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).
Sehingga kerusakan tersebut menyebabkan 1.000 pelanggan terdampak.
Direktur PDAM Tirta Manna Iwan Kyrwantoro mengungkapkan, kerusakan pipa induk ini tidak hanya terjadi ditahun 2026 saja, namun sudah sering terjadi sebanyak enam hingga tujuh kali sejak tahun 2025.
Dampak pengerusakkan pipa induk ini membuat distribusi air bersih terhenti dan menghambat pelayanan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Air Nipis, Kecamatan Seginim, dan Kecamatan Manna.
Meskipun sudah sering mengalami kerusakan, pihaknya telah berupaya maksimal melakukan perbaikan setiap kali terjadi kerusakan.
Bahkan, PDAM telah mengalokasikan anggaran untuk membeli peralatan perbaikan.
Akibat kejadian ini, pihaknya telah melaporkan kasus pengerusakan tersebut kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga: Kasus Pembunuhan Sadis Balita di Bengkulu Selatan Masuk Tahap P21
“Kami laporkan ke pihak berwajib supaya ada efek jera. Air ini bukan untuk kepentingan perorangan, tapi untuk kepentingan seluruh masyarakat,” ungkap Iwan.
Motif pengerusakkan saat ini belum diketahui dan pihaknya sepenuhnya akan menyerahkan penyelidikan kepada aparat kepolisian.
“Untuk motifnya kami belum tahu. Saat ini kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” jelas Iwan.
Akibat dari kerusakan ini sangat berpengaruh untuk aliran air bersih selama seminggu meskipun perbaikan sudah dilakukan.
Hal ini dikarenakan pipa yang rusak merupakan pipa induk dan kondisi jaringan sudah mengalami kekeringan.
“Walaupun diperbaiki hari ini, air tidak bisa langsung mengalir. Harus menunggu sekitar satu minggu karena sudah kering,” kata Iwan.