Ini Alasan Medis Mengapa Orang Tua Mengalami Penurunan Penglihatan
January 28, 2026 12:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pernahkah kamu memperhatikan orang lanjut usia memegang buku atau ponsel lebih jauh dari wajahnya saat membaca? 

Atau mungkin mereka tampak kesulitan mengenali wajah orang di sekitarnya, bahkan cucu sendiri, jika tidak berada dalam jarak yang cukup dekat. 

Kondisi seperti ini sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan sebenarnya merupakan bagian alami dari proses penuaan.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan penglihatan seseorang memang cenderung mengalami penurunan. 

Hal tersebut bukan tanpa sebab, karena mata sebagai indra penglihatan memiliki berbagai bagian penting yang juga ikut mengalami perubahan fungsi dari waktu ke waktu. Lalu, apa sebenarnya yang membuat penglihatan orang tua menjadi tidak sejelas dulu?

• Alasan Ranty Maria Larang Rayn Wijaya Main ke Rumah Maxime Bouttier

Penyebab Penglihatan Menurun pada Lansia

Agar dapat melihat dengan jelas, mata kita bekerja melalui sistem yang sangat kompleks. Salah satu bagian paling penting adalah retina, yaitu lapisan tipis yang terletak di bagian belakang bola mata. 

Retina berperan dalam menangkap cahaya yang masuk ke mata dan mengubahnya menjadi sinyal saraf yang kemudian dikirim ke otak untuk diterjemahkan sebagai gambar.

Retina sendiri terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu makula dan retina perifer. Makula merupakan area kecil namun sangat vital karena berfungsi membantu kita melihat detail halus dan warna dengan jelas, misalnya saat membaca tulisan kecil atau mengenali wajah seseorang.

Sementara itu, retina perifer membantu kita melihat area di samping tanpa harus menggerakkan kepala, sehingga mendukung penglihatan samping.

Berdasarkan berbagai penelitian medis, bagian makula dapat mengalami kerusakan seiring bertambahnya usia, terutama setelah seseorang memasuki usia 65 tahun ke atas. Kerusakan ini dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, sulit membaca, serta kesulitan membedakan detail pada gambar atau objek kecil.

Selain gangguan pada retina, banyak orang yang mulai mengalami presbiopia setelah usia 40 tahun. Presbiopia adalah kondisi ketika kemampuan mata untuk melihat benda pada jarak dekat menurun. Hal ini terjadi karena lensa mata yang seharusnya fleksibel untuk memfokuskan cahaya perlahan kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, mata membutuhkan jarak yang lebih jauh untuk dapat melihat tulisan atau benda kecil dengan jelas.

Tidak berhenti sampai di situ, proses penuaan juga memengaruhi produksi cairan alami pada mata. Setelah usia 40 tahun, produksi air mata cenderung berkurang, sehingga banyak orang mengalami keluhan mata kering, terasa perih, atau seperti berpasir. Kondisi ini dapat membuat penglihatan terasa tidak nyaman dan cepat lelah.

Perubahan lain yang umum terjadi adalah kerusakan protein pada lensa mata yang dapat memicu katarak. Katarak membuat lensa mata menjadi keruh, sehingga cahaya sulit masuk dengan baik. Akibatnya, penglihatan tampak berkabut, silau saat melihat cahaya terang, dan warna terlihat lebih pudar.

Wajar Terjadi, Tapi Tetap Perlu Perhatian

Penurunan fungsi penglihatan pada usia lanjut memang tergolong wajar. Namun demikian, pemeriksaan mata secara rutin tetap penting dilakukan agar gangguan dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani dengan tepat. Penggunaan kacamata, obat tetes mata, hingga tindakan medis seperti operasi katarak dapat membantu meningkatkan kualitas penglihatan dan kenyamanan hidup di usia senja.

Menjaga kesehatan mata sejak dini dengan pola makan bergizi, menghindari paparan sinar UV berlebihan, serta membatasi penggunaan layar gadget terlalu lama juga dapat membantu memperlambat penurunan fungsi penglihatan.

• Diduga Alami Tekanan Psikologis, Siswi MTs di Pontianak Ditemukan Meninggal di Sungai Kakap

Jaga Kesehatan Mata

Gangguan penglihatan dapat terjadi pada usia berapa pun, untuk itu kita harus terbiasa menjaga kesehatan mata. 

Berikut ini beberapa cara sederhana untuk merawat mata dan penglihatan. 

1. Makan makanan bergizi seperti buah, sayur, ikan, dan kacang-kacangan.

2. Cek kondisi riwayat kesehatan mata di keluarga. 

3. Pakai kacamata hitam untuk menghalau paparan matahari langsung ke mata. 

4. Penuhi hidrasi tubuh. 

5. Kurangi durasi screen time setiap hari. 

6. Membaca dengan jarak yang normal. 

7. Hindari menonton ponsel atau membaca dalam kondisi gelap. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.