Antisipasi Longsor Susulan, Celah Tanah di Teras Kamojang Bandung Bakal Disemen
January 28, 2026 03:45 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Buntut munculnya retakan yang tejadi di Kamojang Hill Bridge atau Teras Kamojang di Desa Ibun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pemerintah kecamatan mengambil sejumlah langkah antisipasi.

Camat Ibun, Akhmad Rifa'i mengatakan, sejumlah langkah telah dilakukan pihaknya. Salah satunya dengan cara memasang garis polisi hingga rambu peringatan agar warga tak ada yang masuk untuk sementara waktu ke Teras Kamojang.

"Antisipasi yang telah dilakukan, yaitu pertama memasang police line dan tanda. Yang kedua, menghimbau masyarakat untuk sementara tidak bisa digunakan area tersebut," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Rabu (28/1/2026).

Selain itu, Rifa’i mengungkapakan, pihaknya juga berencana menutup area retakan yang ada di Teras Kamojang dengan terpal untuk sementara, sebelum nantinya ada perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bandung.

"Yang ketiga, akan ditutup terpal dulu agar hujan tidak masuk ke celah retakan. Yang keempat, dari PUPR akan diplur (plester semen) agar air tidak masuk," katanya.

Berdasarkan keterangan Rifa'i, panjang retakan yang berada di kawasan Teras Kamojang diperkirakan mencapai sekitar 30 meter. Namun meskipun begitu, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada hal itu terjadi penambahan atau tidak.

Akibat adanya retakan tersebut, kaya Rifa'i, setidaknya ada dua rumah warga yang dilaporkan terdapat retakan serupa seperti di Teras Kamojang. Selain itu terdapat area perkebunan milik warga yang terancam jika terjadi longsoran.

"Perkebunan sayuran juga akan di pindahkan ke tempat yang aman. Karena lokasi tersebut akan diplur. Soalnya sayuran itu sudah nanem lama. Nah itu mau di plur supaya retakan tidak menambah," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.