UMS Raih Pengakuan Global Bidang Pendidikan, Ini Kunci Keunggulannya
Universitas Muhammadiyah Suraka January 28, 2026 03:59 PM
SURAKARTA – (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan masuk dalam Best Universities for Education Studies 2026 – World Rankings (by Subject Education). Capaian ini menegaskan posisi UMS sebagai perguruan tinggi yang konsisten menjaga mutu pendidikan dan berdaya saing global, khususnya di bidang kependidikan.
Koordinator Bidang Reputasi Global Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., memaknai capaian tersebut sebagai pengakuan internasional atas kualitas dan konsistensi UMS dalam mengembangkan keilmuan pendidikan. Menurutnya, masuknya UMS dalam pemeringkatan global bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang penguatan tridarma dan tata kelola akademik yang berkelanjutan.
“Capaian ini mencerminkan komitmen UMS untuk berkontribusi aktif dalam menjawab isu-isu pendidikan global,” ungkap Ayu saat diwawancarai pada Rabu, (28/1).
Perbesar
Koordinator Bidang Reputasi Global Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M.
Melalui pendekatan akademik yang terintegrasi antara pengajaran, riset, dan pengabdian, Ayu menegaskan bahwa UMS terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ia mengungkapkan, faktor kunci yang paling berkontribusi terhadap capaian UMS di bidang education atau pendidikan adalah kualitas pengajaran, produktivitas riset dosen kependidikan, serta relevansi dampak keilmuan bagi masyarakat.
“Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi utama yang menopang reputasi akademik UMS di level internasional,” kata Ayu.
Dari berbagai indikator penilaian global, Ia menilai kekuatan utama UMS terletak pada teaching environment yang kuat serta riset yang kontekstual namun memiliki dampak global.
“Pendidikan di UMS tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga praktik, inovasi, dan solusi atas persoalan pendidikan yang nyata di masyarakat,” terangnya.
Peran riset dan kualitas publikasi dosen kependidikan disebutnya sangat signifikan dalam mendongkrak reputasi global UMS. Peningkatan jumlah publikasi terindeks internasional, kolaborasi riset lintas negara, serta pertumbuhan sitasi menunjukkan bahwa gagasan akademik dari UMS semakin mendapat pengakuan di komunitas ilmiah dunia.
Dalam membangun positioning UMS secara internasional, Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional menerapkan strategi kolaborasi lintas sektoral. Pendekatan ini memungkinkan sinergi antara unit internal UMS dengan mitra nasional dan internasional guna memperkuat visibilitas serta dampak institusi di kancah global.
Ayu mengakui bahwa tantangan terbesar UMS dalam bersaing secara global adalah kompetisi dengan universitas dunia yang memiliki sumber daya sangat besar. Namun, UMS menyikapi hal tersebut dengan fokus pada niche strength, yakni pendidikan yang berorientasi pada nilai, inklusivitas, dan dampak sosial yang kini semakin diapresiasi dalam pemeringkatan global.
Capaian ini juga berdampak positif terhadap kepercayaan mitra internasional. Pengakuan global tersebut meningkatkan trust dan kredibilitas UMS, sehingga membuka peluang lebih luas bagi kolaborasi akademik, riset bersama, serta program mobilitas dosen dan mahasiswa.
Bagi mahasiswa kependidikan UMS, prestasi ini menjadi nilai tambah yang signifikan. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di institusi yang diakui secara global, memiliki akses ke program internasional, serta berada dalam lingkungan akademik yang mendorong standar mutu pendidikan dunia.
Ke depan, Ayu menerangkan bahwa UMS menyiapkan langkah strategis dengan memperkuat riset kolaboratif internasional, internasionalisasi kurikulum, serta peningkatan visibilitas akademik dosen dan institusi.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika UMS dan perlu dijaga melalui konsistensi berkarya, berkolaborasi, serta menjalankan tridarma secara berkelanjutan,” tandasnya. (Yusuf/Humas)